Serangan virus Corona saat ini telah berdampak pada semua sektor termasuk didalamnya sektor pertanian. Namun Kementerian Pertanian mengharapkan para penyuluh pertanian dan petani untuk tetap bersemangat meningkatkan produktivitas pertanian. Sektor pertanian harus tetap bertahan dan berjaya ditengah pandemi COVID-19.
Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani) yang pusat gerakannya ada di kecamatan saat ini gencar berperan dalam penyediaan stok pangan di tengah pandemi COVID-19. Penyuluh pertanian dan petani merupakan ujung tombaknya.
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo mengatakan dengan Kostratani, pertanian lebih maju mandiri bahkan dengan pengolahan yang lebih modern. Syahrul menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir soal pangan, Kementerian Pertanian akan kerja ekstra ditengah pandemi dan akan mengawal 11 komoditas bahan pokok secara intens.
Hal demikian ditegaskan kembali oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Dedi Nursyamsi yang mengatakan meskipun di tengah pandemi COVID-19 sektor pertanian tidak berhenti, bahkan peran Kostratani justru menjadi sangat penting untuk meningkatkan produksi pertanian dan ekspor berbasis IT.
Penyuluh Pertanian dari BPP/Kostratani Kecamatan Sesean, Elisabeth Rita membuktikan bahwa ditengah pandemi kegiatan pertanian di wilayah kerjanya tidak berhenti.
- Wali Kota Makassar Munafri: APBD Bukan Sekadar Angka, Harus Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
- PSM Makassar Sumbang Satu Pemain ke Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
- Aksi Mangrove Lestari, Kalla Translog Komitmen Mendukung Keberlanjutan Lingkungan
- PLN UID Sulselrabar Dukung Program Reforma Agraria BPN melalui Pendampingan UMKM di Majene
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Pilihan Layanan
Petani tetap kerja dan turun sawah untuk berusahatani baik petani penggarap dan yang secara berkelompok tani. Bahkan untuk periode Oktober-Maret kami sudah menyelesaikan semua hingga 851 ha, itu 100%.
Dalam setiap kegiatan mulai proses produksi, pengolahan, pemasaran mereka tetap mematuhi protokol pemerintah dan mematuhi himbauan pemerintah daerah terkait social distancing.
Di kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara Petani bersama penyuluh sepakat untuk kejar target meningkatkan produksi dan produktivitas dengan patokan utama sistimĀ T4 yakni Tepat Waktu Pengolahan, Tepat Waktu Tanam, Tepat Pemupukan dan Tepat Waktu Panen, tegas Elisabeth. (KISS)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
