“Setidaknya dengan langkah ini, kita bisa mengurangi potensi genangan di titik rawan selama musim hujan,” tutup Zuhaelsi.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa, apa dilakukan Pemkot Makassar, ini merupakan awal dari kebersamaan dalam bekerja.
“Kita mulai dengan memperhatikan titik-titik atau spot-spot yang selama ini menjadi langganan banjir di Kota Makassar,” ujarnya.
Pemerintahan Munafri-Aliyah, kini berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan penanganan secara cepat dan tepat. Tujuannya jelas—agar durasi dan tinggi genangan air bisa segera diminimalisir.
“Kita tidak ingin lagi melihat genangan air yang terlalu lama bertahan dan mengganggu aktivitas masyarakat,” jelasnya.
- Bupati Sidrap Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Brigif dan Yonif Teritorial Pembangunan
- Gubernur Andi Sudirman Beberkan Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 6,88 Persen Hasil Kerja Bersama
- IKAFE Unhas Ingatkan Ancaman 'Drifting Economy', Stabilitas Bisa Kehilangan Daya Dorong Transformasi
- Honda ADV Chapter Gowa dan Gowata Sakti Motor Gelar Aksi Sosial di Masjid Al Arif
- Kolaborasi dengan Sumitomo Forestry, Summarecon Hadirkan Cluster Rinoka di Makassar
Jalur-jalur yang selama ini menjadi titik rawan akan kita prioritaskan. Dengan sinergi semua pihak, ia berharap air tidak tinggal terlalu lama di suatu tempat, sehingga aktivitas warga tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Ini bukan hanya soal drainase, tapi soal komitmen kita bersama untuk membangun Makassar yang lebih tangguh terhadap bencana, khususnya banjir musiman,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
