Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Makassar Geruk Drainase

Percepat Penanganan Banjir, Pemkot Makassar Geruk Drainase

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi genangan air di musim hujan yang kerap terjadi akibat meluapnya saluran drainase.

Zuhaelsi Zubair, mengatakan penggantian pompa air tersebut karena sudah tidak lagi memadai.

Sebab, pompa air yang ada saat ini dulunya dirancang pada masa kapasitas curah hujan masih rendah. Sehingga, kinerja dari pompa air ini tidak maksimal.

“Pompa yang lama memang sudah waktunya diganti. Daya tampungnya hanya 25 kubik. Kita akan tingkatkan menjadi 425 kubik,” kata Zuhaelsi.

Penggantian pompa tersebut, lanjut Zuhaelsi, telah dianggarkan melalui APBD Perubahan 2025 dengan nilai sekitar Rp1 miliar.

Baca Juga

Ia menyebut pompa air yang ada saat ini akan diganti dengan satu unit pompa air baru. Namun, pompa air baru tersebut memiliki kapasitas jauh lebih besar dari sebelumnya.

“Pompa ini berfungsi memindahkan air dari saluran drainase ke kanal saat terjadi luapan air,” sebutnya.

Meski begitu, Zuhaelsi menyebut genangan yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh buruknya saluran saat musim penghujan. Tetapi juga, karena pasang air laut yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat.

“Kalau air laut pasang dan saluran tersumbat, otomatis aliran air tidak maksimal. Itu yang sering jadi puncak genangan,” ujar Zuhaelsi.

Maka dari itu, ia optimistis pergantian pompa dapat membantu meminimalisasi banjir lokal.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.