Pernah Ada Skandal Jual Beli Jabatan di Kantornya, Menag Gus Yaqut Sampaikan Ini ke KPK

Pernah Ada Skandal Jual Beli Jabatan di Kantornya, Menag Gus Yaqut Sampaikan Ini ke KPK

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Kantor Kementerian Agama melangsungkan rapat koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Rabu 4 Maret 2021 kemarin.

Dalam kesempatan tersebut  Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan jajarannya agar tidak melakukan jual beli jabatan di lingkungan Kemenag. 

Yaqut mengungkapkan, salah satu agenda rakor yakni membahas upaya pencegahan korupsi di Kemenag. 

“Transaksional, jual beli jabatan ini kita haramkan betul di Kemenag. Seperti, orang pindah karena nyogok pimpinan. 

Dan ini akan kita awasi betul sampai ke bawah dengan ketat,” ungkap Yaqut lewat keterangan tertulisnya, Kamis 4 Maret 2021. 

Baca Juga

Ia mengungkapkan, pihaknya sudah menerapkan kebijakan di jajaran unit eselon I agar tidak ada transaksi jabatan dalam proses rotasi dan mutasi. 

Kemenag, kata Yaqut, sangat mengharapkan dukungan dan supervisi dari KPK. 

Di samping itu, kunjungan Menag juga dalam rangka menindaklanjuti kerja sama penanganan pengaduan yang sudah terjalin antara Kemenag dengan KPK. 

Untuk menjalankan kerja sama tersebut, Kemenag sedang membangun aplikasi yang memuat semua aktivitas di kementerian tersebut dan dapat diakses oleh publik. 

Yaqut berhadap sistem tersebut dapat terkoneksi dengan KPK sehingga apabila ada aktivitas menyimpang, KPK dapat memberikan peringatan sebelum terlanjur. 

“Karena kami paham betul dengan keterbatasan di kementerian yang besar ini. Kami sering mengalami situasi yang sulit dalam mengawasi anggaran yang dilaksanakan hingga tingkat kecamatan,” katanya. 

Yaqut pun berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang dilakukan jajarannya.

Seperti diketahui, pada 2019 silam, pernah terjadi skandal jual beli jabatan di Kementerian Agama yang menjerat Ketua Umum  PPP Romahurmuziy saat itu. Romahurmuziy ditangkap oleh KPK bersama beberapa pejabat Kemenag yng terlibat jual beli jabatan. 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.