Pintu Pelimpah Bendungan Bili-bili Dibuka, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Hilir Sungai Jeneberang

Terkini.id, Gowa – Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang Supaji mengatakan, kondisi Bendungan Bili-bili di Kabupaten Gowa dengan nomor registrasi 7306.05.17.068 telah mencapai elevasi 99.41 Mdpl.

“Mendekati batas normal,” kata Supaji kepada Terkini.id, Senin 6 April 2020.

Menurut Supaji, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan untuk keamanan bendungan, pengelola akan mengurangi volume air di waduk. Dengan membuka pintu pelimpah setinggi 15 cm.

“Disampaikan kepada masyarakat sekitar untuk tidak melakukan kegiatan penyeberangan sungai, menambang, menjala ikan di hilir bendungan (hilir sungai Jenebrang),” kata Supaji.

Mungkin Anda menyukai ini:

Supaji mengatakan, imbauan ini sudah disampaikan kepada Gubernur Sulsel, Bupati Gowa, Penjabat Wali Kota Makassar, dan Kepala BPBD Sulsel.

Baca Juga: Jaga Lingkungan DAS Jeneberang, YPL-Arispala Tanam Pohon di Green Belt...

“Selanjutnya kepala daerah yang berkomunikasi dengan masyarakat,” kata Supaji.

Laporan petugas pemantau di lokasi, pada Hari Senin 6 April 2020 Pukul 21.12 Wita pintu pelimpah (spilway) bendungan Bili-bili dibuka 15 cm pada ketinggian elevasi 99.42 mdpl.

Akan ditutup kembali apabila elevasi air berada pada 99.40 mdpl.

Bagikan