Makassar Terkini
Masuk

PNS Pemprov SulSel Diperiksa Sebagai Saksi Oleh KPK Terkait Suap ke BPK SulSel

Terkini.id, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sebanyak enam orang saksi. 

Pemeriksaan tersebut dilakukan guna mendalami proses audit keuangan tahun 2020 oleh tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi Selatan (SulSel). 
KPK memeriksa keenamnya di Gedung Polda SulSel  pada Jumat 22 Juli 2022.

Dalam penyidikan kasus dugaan pemberian suap untuk pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR). 

“Seluruh saksi penuhi panggilan tim penyidik dan dikonfirmasi antara lain terkait dengan berbagai proyek pekerjaan di Pemprov SulSel dan proses audit keuangan tahun 2020 yang dilakukan oleh tim BPK perwakilan SulSel”, ungkap Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri dikutip dari sulsel.suara.com pada Selasa 26 Juli 2022.

Ali menyebut keenam saksi tersebut adalah Surya selaku PNS di Dinas PUTR Sulsel atau Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek preservasi Jalan Ruas Ujung Lamuru-Pakkattae-Bojo. 

Khadafi yang menjabat sebagai PNS dinas PUTR SulSel atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan pelataran kawasan kuliner Center Point Of Indonesia (CPI). PNS Dinas PUTR SulSel atau PPTK COI, Lilik. 
Serta tiga PNS PUTR SulSel yaitu Sahrudin Laida, Christian Sanpebua, dan Lukman Malik. 

Diketahui pemeriksaan enam saksi tersebut merupakan perkembangan dari persidangan perkara sebelumnya dengan terpidana eks Gubernur SulSel Nurdin Abdullah