Terkini.id — Anggota Kepolisian dari Polrestabes Makassar melakukan patroli dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan baju hazmat, dihari kedua pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, Sabtu 25 April 2020.
Warga yang berkerumun di tepi jalan pun langsung kabur melihat anggota Sabhara dengan pakaian hazmat seperti tenaga medis penanganan pasien virus corona atau covid-19.
“Salah satu upaya yang dilakukan Polrestabes Makassar dalam melakukan patroli, yang melihat kumpul-kumpul, yang bandel-bandel, yang tidak mau mendengar, maka didatangi anggota Sabhara yang berpakaian APD,” kata Kasubbag Humas Polrestabes Makassar Kompol Edhi Supriadi.
Edhi Supriadi mengatakan, patroli terus dilakukan untuk membubarkan kumpul-kumpul warga saat pemberlakukan PSBB Makassar.
Patroli PSBB Makassar, kata Edhi Supriadi, sudah dilengkapi juga dengan tim dokter. Bagi warga yang tidak ingin membubarkan diri maka akan langsung diperiksa.
- Kini Giliran Pengurus INTI Sulsel Serahkan APD Ke IDI Kota Makassar
- Peduli Bersama, Dandim 1405 Bantu TGTP Ratusan Baju Hamzat
- Dandim 1410 Salurkan 50 Hazmat ke Pemkab Bantaeng
- Anak Ini Sumbang APD Untuk Dokter Dari Hasil Penjualan Kalung Choker
- Tak Boleh Pakai Baju Hazmat, Pria Ini Kenakan Kostum Dinosaurus Saat Belanja
Jika dalam pemeriksaan itu ada pemeriksaan suhu badannya tinggi, maka akan langsung ditindaklanjuti untuk diperiksa.
“Beberapa zona untuk berpatroli dengan satu tim menggunakan APD yakni polisi Sabhara,” kata mantan kapolsek Rappocini itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
