Politikus PKS Sebut Jangan Sampai Rakyat Berpikir Rezim Islamophobia Soal Penangkapan Ulama, Netizen: Malah Ngetwit Provokatif Beginian

Politikus PKS Sebut Jangan Sampai Rakyat Berpikir Rezim Islamophobia Soal Penangkapan Ulama, Netizen: Malah Ngetwit Provokatif Beginian

R
Rafi Mufti Wijaya
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengatakan bahwa, dirinya masih mencari informasi dari kawan-kawan Kepolisian dan Komisi III DPR terkait penangkapan ulama.

Untuk diketahui, pada Selasa, 16 November 2021, Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap tiga orang terduga teroris dan salah satunya adalah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.

Dalam hal ini, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa penangkapan ulama tersebut menimbulkan keperhatian banyak pihak.

Kemudian, Politikus PKS tersebut menegaskan bahwa insiden penangkapan ulama oleh Densus 88, jangan sampai memperkuat dugaan masyarakat tentang rezim islamophobia.

Hal tersebut disampaikan Mardani Ali Sera melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @MardaniAliSera pada Selasa, 16 November 2021.

Baca Juga

“Saya masih cari info dari kawan-kawan di Kepolisian, Komisi 3 DPR, dan lain-lain. Namun sampai sore ini belum ada penjelasan akurat tentang alasan penangkapan-penangkapan ulama,” kata Mardani, dikutip Terkini.id dari cuitan akun Twitter @MardaniAliSera pada Rabu, 17 November 2021.

“Sungguh menimbulkan keprihatinan banyak pihak, jangan sampai memperkuat dugaan masyarakat tentang rezim islamophobia. Save Ulama,” sambungnya.

Dari pernyataan Politikus PKS tersebut, mengundang banyak tanggapan dari warga jagatraya Twitter. Datang dari akun Twitter @anjasmara_ferry, Ia mengaku bahwa dirinya agama Islam, tetapi dirinya tidak mendukung Islam garis keras ataupun bentuk teroris di Indonesia.

Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa mereka yang ditangkap Densus 88 bukanlah ulama, namun teroris.

Lebih lanjut, akun Twitter @anjasmara_ferry menjelaskan bahwa para ulama tidak ada yang mengajak atau menganjurkan masyarakat untuk meneror bangsa sendiri.

“Saya agama Islam dan saya tidak mendukung Islam garis keras atau pun bentuk teroris. Dan mereka bukan ulama, namun teroris, jangan anda sebut sebagai kriminalisasi ulama. Ulama tidak ada yang mengajak atau menganjurkan untuk meneror bangsa sendiri. Paham anda,” tulisa akun Twitter @anjasmara_ferry.

Politikus PKS Sebut Jangan Sampai Rakyat Berpikir Rezim Islamophobia Soal Penangkapan Ulama, Netizen: Malah Ngetwit Provokatif Beginian
Netizen / Tangkap layar Twitter @anjasmara_ferry

Kemudian, datang dari akun Twitter @NathanaelNugro1 yang menanggapi pernyataan Mardani Ali Sera. Ia mengatakan bahwa seharusnya Politikus PKS tersebut bisa langsung datang ke Polri. Tambahnya, Ia menegaskan bahwa seharusnya Mardani Ali Sera tidak menulis narasi provokatif di Twitter.

“Sampeyan bisa langsung datangi polri dong. Ko malah ngetwit provokatif beginian,” pungkas akun Twitter @NathanelNugro1.

Politikus PKS Sebut Jangan Sampai Rakyat Berpikir Rezim Islamophobia Soal Penangkapan Ulama, Netizen: Malah Ngetwit Provokatif Beginian
Netizen / Tangkap layar Twitter @NathanaelNugro1

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.