Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Prof Rudy Djamaluddin menyebut rapid test tetap dapat digunakan sebagai diagnosa Covid-19.
“Apa pun hasilnya, karena rapid test juga sudah diakui bahwa banyak bukti-bukti yang menunjukkan bahwa positif rapid dan kalau di Swab juga positif,” kata Rudy di Posko Covid-19, Rabu, 15 Juli 2020.
Hal itu dia sampaikan untuk merespons Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Salah satu poin aturan tersebut, tidak merekomendasikan rapid test untuk mendiagnosa orang yang terinfeksi Covid-19.
Kendati, kata Rudy, dirinya juga melihat bahwa ada yang positif rapid test namun hasil Swab yang negatif.
- DPRD Sulsel Soroti Tunggakan Lahan Stadion Sudiang, Minta Gubernur Segera Melunasi
- Kalla Translog Gelar Tes Narkoba bagi Seluruh Driver untuk Komitmen K3
- Dirut PLN Pimpin Langsung Peningkatan Pasokan Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan
- Hingga 15 September, PDAM Makassar Salurkan 2.550 M Air Bersih
- Antrean BBM di Makassar Mulai Terurai, Pertamina Tambah 17 Mobil Tangki
“Namun karena masih berada pada situasi pandemi, seharusnya semua alat bisa kita gunakan untuk diagnosa,” kata dia.
Bahkan, menurut Rudy, thermo gan sebagai alat pengukur suhu badan sudah masuk alat diagnosa.
“Jadi diagnosa itu digunakan sebagai cara kita menduga lebih awal potensi-potensi apa yang ada,” kata dia.
Kendati begitu, Rudy mengatakan tetap akan mengikuti keputusan pusat.
“Saya hanya ingin mengatakan rapid itu itu bagian dari diagnosa. Bisa digunakan sebagai data awal,” pungkasnya.
Sementara, Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan selama ini, segala yang masuk kategori positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab.
“Tidak pernah kita nyatakan positif Covid-19 melalui rapid test, tidak pernah, yang terpasang semua itu hasil swab,” kata dia.
Bila ditemukan ada masyarakat yang reaktif rapid test, kata Naisyah, pihaknya langsung melanjutkan dengan pemeriksaan Swab, hasil laboratorium.
“Masa semua orang mau kita Swab? Jadi kita screening dulu,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
