Terkini.id, Jakarta – Akademisi UI, Ade Armando menanggapi soal rencana PSI mengajukan hak interpelasi kepada DPRD DKI terhadap Anies Baswedan terkait persoalan banjir di Jakarta.
Dosen Ilmu Komunikasi UI itu menilai DPRD telah menghina PSI lantaran menertawai rencana partai tersebut mengajukan interpelasi terhadap Anies.
Menurut Ade Armando, kader-kader PSI di DPRD DKI Jakarta yang notabene mayoritas kalangan muda telah dihina oleh politisi senior di parlemen tersebut.
Hal itu disampaikan Ade Armando lewat cuitannya di Twitter, Senin 1 Maret 2021.
“PSI sendirian di DPRD. Mereka dihina-hina oleh para politisi senior,” cuit Ade Armando.
- Jusuf Kalla Yakin Anies Bisa Menang seperti Donald Trump, Begini Peluangnya Menurut Pengamat
- Ada Tudingan Politisasi Stadion JIS, Erick Thohir: Justru Kebalik
- Partai Demokrat Sulsel Nobar Jumpa Pers Anies-AHY
- Sebut Anies Dapatkan Banyak Gangguan Lahir Batin, 40 Ulama dan Tokoh Agama Lakukan Tirakat
- Terungkap Sandiaga Uno Utangi Anies Rp50 Miliar pada Pilkada DKI dan Belum Dibayar
Dalam cuitannya itu, Ade juga membagikan foto tangkapan layar pemberitaan berjudul ‘Saat Rencana PSI Interpelasi Anies Soal Banjir Disambut Gelak Tawa Pimpinan DPRD DKI’.
Sebelumnya, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI Jakarta berencana mengajukan interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan perihal banjir yang terjadi di Jakarta.
Rencana tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana. Menurutnya, Anies tidak serius menangani banjir.
“Pemprov DKI terkesan abai dalam pencegahan banjir. Akibatnya, rakyat yang menderita, kami khawatir akan menjadi preseden buruk untuk periode pemerintahan berikutnya pasca-berakhirnya masa jabatan Gubernur Anies,” ungkap Justin.
Justin mengatakan, PSI akan menggunakan hak interpelasi di DPRD DKI Jakarta dan meminta Anies menjelaskan keseriusan Pemprov terhadap penanganan banjir.
Menurut Justin, hak interpelasi diambil sebagai jalan konstitusional untuk mendengar alasan dari Anies terkait penanganan banjir Jakarta.
“Ini adalah tanggung jawab moral dan politik PSI terhadap warga Jakarta, khususnya yang dirugikan oleh banjir akibat kegagalan dan ketidakseriusan Gubernur Anies mengelola penanggulangan banjir,” kata Justin.
Menanggapi rencana PSI interpelasi Anies tersebut, Ketua Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menertawai rencana itu.
“Haha bagaimana mau interpelasi, silakan saja siapa yang mau nyambut?,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
