Terkini, Makassar – PT Perkebunan Nusantara Grup (PTPN) bersama Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam menggelar sosialisasi Proyek Strategis Nasional (PSN) di Hotel The Rinra Makassar, Rabu 22 Mei 2024.
Sosialisasi ini dihadiri sejumlah Kepala Daerah baik dari Sulawesi, Maluku dan Ambon, Papua, dan sejumlah tamu undangan lainnya.
Berdasarkan pantauan terkini.id di lokasi acara, tampah hadir Plh Dirjen Bina Keuangan Daerah, Horas Maurits; Plh Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah, Dr. Hendriwan; Direktur Manajemen Risiko PTPN III, M. Arifin Firdaus; Dirut PTPN I, Teddy Yudirman Danas; Tenaga Ahli Menteri ATR/Dewan Komisaris PTPN IV, Arie Yuriwin, Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Zudan Arif Fakrulloh serta sejumlah bupati.
Dalam sambutannya, Direktur Manajemen Risiko PTPN III, M. Arifin Firdaus, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan lanjutan dari sosialisasi yang telah dilakukan di Sumatera bagian selatan dan utara, serta Jawa Barat dan Tengah.
“Untuk wilayah Sulawesi mencakup Maluku dan Papua, mohon dukungannya,” kata Arifin Firdaus pada Rabu, 22 Mei 2024.
- Anggota DPRD Makassar Andi Odhika Cakra Serap Aspirasi Warga di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanaya
- Wakil Ketua DPRD Gowa Tegaskan RDP Bukan Campuri Urusan Privat
- Berdiri Megah di Titik Nol Pembangunan, Tugu TMMD ke-128 Jadi Simbol Abadi Kemanunggalan TNI di Jeneponto
- Poltekpar Makassar Berdayakan Ibu-Ibu Sawundarek Raja Ampat melalui PKM Pariwisata Berkelanjutan
- Sinergi BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku dan Kejaksaan Dorong Perlindungan Pekerja Lebih Luas
Sedangkan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Zudan Arief Fakhrulloh dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini untuk proyek strategis nasional, karena sesuai arahan Presiden RI yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi agar bisa bagus.
“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dengan harga yang terkendali tetapi nilai tukarnya tetap harus bagus, misalnya inflasi kita banyak terjadi karena beras, cabai, bawang dan lainnya. Dan sumber inflasi lainnya seperti tiket pesawat, sewa rumah harus ditekan, tetapi nilai tukar petani tidak boleh lebih rendah sehingga dalam produksinya tetap untung,”urainya.
Dirinya juga mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, yang melaksanakan kegiatan Sosialisasi PSN terkait PT Perkebunan Nusantara Group.
“Dua sektor yang oleh PTPN di Sulsel kami dukung penuh adalah sawit dan tebu,” ujarnya.
“Mengingat impor gula konsumsi masih berlangsung, ia menekankan pentingnya penanganan masalah ini dengan target tahun 2028,”sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
