PTPN Sosialisasi Proyek Strategis Nasional, Ini Kata Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan

PTPN Sosialisasi Proyek Strategis Nasional, Ini Kata Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Masih kata Zudan, dalam produksi gula menyebutkan rendemen atau konversi tebu menjadi gula di Sulsel berkisar antara 5 hingga 7 persen, sedangkan di Jawa berkisar antara 8 hingga 10 persen.

“Kami berharap bantuan untuk sosialisasi nanti. Bagaimana cara panennya, kemudian sistem manajemen airnya agar rendemennya bagus dan produksinya tinggi,”bebernya.

Dia berharap, proyek strategis nasional akan terus dikembangkan dengan harapan pertumbuhan ekonomi meningkat, inflasi menurun, dan kualitas produksi ditingkatkan, sehingga diharapkan akan terjadi efek pengganda (multiplier effect). Prof. Zudan juga menyebutkan bahwa di Sulsel, pendapatan per kapita terus meningkat, dengan rata-rata Rp 65-70 juta per tahun.

Masih kata dia, sinergi antara PTPN I Regional 8 dengan Pemerintah Provinsi Sulsel dalam komoditas sawit dan tebu telah bermitra dengan petani tebu dan petani sawit.

“Program Peremajaan Sawit Rakyat di Provinsi Sulsel telah terlaksana sejak tahun 2018. Di Kabupaten Luwu Timur, tercatat total luas lahan 3.769,29 Ha dan total luas tanam 3.295,89 Ha. Sementara di Kabupaten Luwu Utara, total luas lahan 4.109,93 Ha dan total luas tanam 3.870,44 Ha,”imbuhnya.

Baca Juga

Menurut statistik Data Tetap 2022, tanaman sawit tersebar pada 12 kabupaten di Sulawesi Selatan dengan total luas tanam 34.677 Ha.

“Dari kondisi ini diperoleh produksi sejumlah 101.073 ton dengan rata-rata 4.101 kg/ha. Kemitraan PTPN I Regional 8 dengan petani tebu juga telah terjalin dengan baik, dengan total luas areal 3.212 Ha dan produktivitas 1.816 kg/ha,”pungkasnya.

“Terkait pengembangan tebu, di wilayah Sulsel, khususnya Kabupaten Gowa, Takalar, dan Bone, terdapat alokasi bantuan pupuk untuk lahan seluas 350 Ha yang anggarannya bersumber dari APBN,”tandasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.