Roy Suryo Sebagai Tersangka Kasus Meme Mirip Wajah Jokowi Resmi Ditahan Selama 20 Hari

Terkini.id, JakartaRoy Suryo sebagai tersangka soal kasus unggahan meme stupa Candi Borobudur mirip wajah Jokowi, resmi ditahan. Dikabarkan, penahanan Roy selama 20 hari lamanya, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo ditahan Polda Metro Jaya soal kasus meme stupa Candi Borobudur, diedit mirip dengan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

“Setelah dilakukan pemeriksaan dari tadi siang maka penyidik memutuskan mulai malam ini terhadap Roy Suryo, laki-laki usia 52 tahun sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Dan mulai malam ini dilakukan penahanan,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Endra Zulpan, Jumat 5 Agustus 2022.

Baca Juga: Effendi Simbolon Setuju Masa Jabatan Jokowi Ditambah, Anthony Budiawan: Luar...

Penahanan Roy disebut berlangsung 20 hari setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka soal kasus ujaran kebencian itu.

“Penahanan selama 20 hari ke depan terhitung sejak hari ini,” jelas Zulpan, dilansir dari cnnindonesia.com.

Baca Juga: Akun Bobby Andhika Posting Foto Jokowi: Pantas Jadi Tukang Sapu

Kasus Roy bermula ketika Ia mengunggah meme tersebut mirip wajah Jokowi di akun Twitter-nya @KMRTRoySuryo2.

Disebut banyak pihak tidak terima. Mereka menganggap unggahan Roy merupakan penistaan terhadap agama Buddha.

Merespon kritikan netizen, Roy Suryo melaporkan tuduhan-tuduhan di media sosial tentang dirinya lebih dulu ke polisi. Kala itu, ada tiga akun dilaporkannya.

Baca Juga: Akun Bobby Andhika Posting Foto Jokowi: Pantas Jadi Tukang Sapu

Tetapi, hanya beberapa hari, seorang warga pun melaporkan Roy terkait foto itu. Pelapor berdasar Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 156a KUHP. Roy dilaporkan mengenai dugaan penistaan agama Buddha.

Tidak hanya di Polda Metro Jaya, laporan pun dilayangkan ke Bareskrim Polri oleh organisasi umat Buddha, Dharmapala Nusantara. Roy dilaporkan terkait dugaan ujaran kebencian bermuatan SARA.

Roy dilaporkan terkait dugaan pelanggaran di Pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 156a KUHP. Roy dilaporkan soal dugaan penistaan agama Buddha.

Tidak berlangsung lama, Roy akhirnya dipanggil sebagai saksi dalam menjalani pemeriksaan di kantor polisi. Kasus tersebut naik ke tahap penyidikan. Saksi hingga pelapor soal kasus itu diperiksa.

Kemudian, Roy juga sempat ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya. Tetapi saat itu, Roy tidak langsung ditahan.

Bagikan