Untuk layanan rawat inap, rumah sakit menyediakan total 100 tempat tidur, dengan 70 tempat tidur di antaranya dialokasikan khusus bagi peserta BPJS atau JKN.
Selain ruang rawat inap standar, rumah sakit juga memiliki ruang intensif, ruang isolasi, hingga fasilitas kamar VIP.
Sementara itu, fasilitas ruang operasi juga terus dikembangkan. Rumah sakit memiliki kapasitas empat kamar operasi, meski sementara baru satu ruang operasi yang dioperasikan sambil menyesuaikan pertumbuhan jumlah pasien.
“Kalau pertumbuhan pasien meningkat, maka ruang operasi lainnya juga akan dibuka secara bertahap,” jelasnya.
Usung Konsep KRIS yang Nyaman
Selain kesiapan layanan medis, RS UIN Alauddin juga menonjolkan kenyamanan fasilitas rawat inap yang mengacu pada standar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) BPJS Kesehatan.
- Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
- Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
Menurut dr. Purnamaniswati, bangunan rumah sakit yang masih baru dan lokasi strategis menjadi salah satu keunggulan utama rumah sakit tersebut.
Bahkan untuk kelas perawatan standar, jumlah tempat tidur dalam satu ruangan dibatasi maksimal tiga tempat tidur demi meningkatkan kenyamanan pasien.
“Rumah sakit kami cukup nyaman. Bahkan untuk kelas paling rendah dalam standar KRIS, kami hanya menempatkan tiga tempat tidur dalam satu ruangan,” ujarnya.
Rumah sakit juga menyediakan fasilitas pendukung bagi keluarga pasien, termasuk sofa bed untuk pendamping pasien yang menjaga selama proses perawatan.
“Pendamping pasien juga kami perhatikan kenyamanannya. Jadi sudah tersedia sofa bed di ruang perawatan,” lanjutnya.
Sistem Klasifikasi Rumah Sakit Berbasis Pelayanan
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
