RS UIN Alauddin Resmi Layani Pasien BPJS, Siapkan 70 Tempat Tidur dan Standar KRIS

RS UIN Alauddin Resmi Layani Pasien BPJS, Siapkan 70 Tempat Tidur dan Standar KRIS

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Untuk layanan rawat inap, rumah sakit menyediakan total 100 tempat tidur, dengan 70 tempat tidur di antaranya dialokasikan khusus bagi peserta BPJS atau JKN.

Selain ruang rawat inap standar, rumah sakit juga memiliki ruang intensif, ruang isolasi, hingga fasilitas kamar VIP.

Sementara itu, fasilitas ruang operasi juga terus dikembangkan. Rumah sakit memiliki kapasitas empat kamar operasi, meski sementara baru satu ruang operasi yang dioperasikan sambil menyesuaikan pertumbuhan jumlah pasien.

“Kalau pertumbuhan pasien meningkat, maka ruang operasi lainnya juga akan dibuka secara bertahap,” jelasnya.

Usung Konsep KRIS yang Nyaman

Selain kesiapan layanan medis, RS UIN Alauddin juga menonjolkan kenyamanan fasilitas rawat inap yang mengacu pada standar KRIS (Kelas Rawat Inap Standar) BPJS Kesehatan.

Baca Juga

Menurut dr. Purnamaniswati, bangunan rumah sakit yang masih baru dan lokasi strategis menjadi salah satu keunggulan utama rumah sakit tersebut.

Bahkan untuk kelas perawatan standar, jumlah tempat tidur dalam satu ruangan dibatasi maksimal tiga tempat tidur demi meningkatkan kenyamanan pasien.

“Rumah sakit kami cukup nyaman. Bahkan untuk kelas paling rendah dalam standar KRIS, kami hanya menempatkan tiga tempat tidur dalam satu ruangan,” ujarnya.

Rumah sakit juga menyediakan fasilitas pendukung bagi keluarga pasien, termasuk sofa bed untuk pendamping pasien yang menjaga selama proses perawatan.

“Pendamping pasien juga kami perhatikan kenyamanannya. Jadi sudah tersedia sofa bed di ruang perawatan,” lanjutnya.

Sistem Klasifikasi Rumah Sakit Berbasis Pelayanan

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.