Terkini, Makassar — Rumah Sakit UIN Alauddin Makassar resmi memperluas pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan setelah menjalin kerja sama pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang ditandai dengan pengguntingan pita, Jumat 22 Mei 2026.
Manajemen rumah sakit memastikan kesiapan fasilitas, tenaga medis, hingga sistem pelayanan guna mendukung pelayanan kesehatan masyarakat secara optimal.
Direktur RS UIN Alauddin Makassar, dr. Purnamaniswati, M.Kes., menjelaskan bahwa operasional rumah sakit sebenarnya telah berjalan sejak diresmikan Menteri Agama pada Juli 2025.

Selama beberapa bulan terakhir, rumah sakit telah menerima pasien umum, meski jumlahnya masih terbatas karena sebagian masyarakat menunggu layanan BPJS tersedia.
“Untuk sarana dan prasarana sebenarnya kami sudah siap sejak awal. Sebelum bekerja sama dengan BPJS, kami juga telah melalui proses kredensialing bersama BPJS, Dinas Kesehatan, dan tim verifikator untuk memastikan kapabilitas rumah sakit,” ujar dr. Purnamaniswati.
- Penataan PKL Dibarengi Pemberdayaan, Pemkot Makassar Gandeng Bank Sulselbar Salurkan KUR untuk UMKM
- Inovasi Pengolahan Sampah Berbasis Magot PT Vale Dihadirkan Dalam Pameran Lingkungan Internasional KemenLHK
- Di Ujung Gubuk Reot, 7 Tahun Sebatang Kara, Daeng Sangkala Terbaring Sakit Tanpa KTP dan Perawatan
- Pebalap Astra Honda Ramadhipa Bidik Podium Kedua di Moto3 Junior World Championship Estoril
- Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Ikuti Pelatihan PAKU Integritas 2026 yang Digelar KPK
Menurutnya, kerja sama dengan BPJS sebenarnya sudah berjalan beberapa hari sebelumnya. Namun, peluncuran resmi baru dilakukan agar dapat diumumkan langsung kepada masyarakat secara luas.
Saat ini pihak rumah sakit juga tengah menyempurnakan integrasi sistem atau bridging dengan sistem BPJS Kesehatan untuk mempermudah administrasi dan proses klaim pelayanan pasien.
Pelayanan penuh bagi peserta BPJS dijadwalkan mulai efektif pada 1 Juni mendatang. Meski demikian, pasien BPJS yang datang ke Unit Gawat Darurat (UGD) tetap akan diterima dan dilayani.
“Kalau ada pasien BPJS datang ke UGD, tetap kami layani. Tidak akan kami tolak,” tegasnya.
Didukung Puluhan Dokter Spesialis
Dalam menunjang pelayanan kesehatan, RS UIN Alauddin saat ini didukung sekitar 30 dokter spesialis untuk layanan rawat jalan dan poliklinik.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
