RTH Makassar Berjalan Lamban, Marak Bangunan Tak Tertib Dinilai Penyebab

RTH Makassar Berjalan Lamban, Marak Bangunan Tak Tertib Dinilai Penyebab

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Sementara itu, data yang dihimpun di DLH Makassar kenaikan RTH dalam beberapa tahun terakhir sangat minim.

Naik Turun RTH Makassar

Di tahun 2019 di angka 11 persen, lalu di 2020 angka RTH Makassar menurun di angka 7,48 persen, kemudian kembali naik di tahun 2021 menjadi 9,04 persen, selanjutnya di 2022 akhir sampai 2023 ini menjadi 10,99 persen.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengatakan upaya untuk menggenjot RTH hingga mencapai 10 persen ini justru sudah sangat optimal. Bahkan, kata dia, tak ada lagi ruang publik yang bisa dioptimalkan. Saat ini yang ada hanya ruang privat.

“Sepuluh persen ini kita sudah mati-matian,” kata Danny.

Baca Juga

Sebab itu, kata dia, target yang diberikan oleh pusat ini justru dianggap tak rasional.

Menurutnya, yang paling rasional untuk meningkatkan RTH dengan memanfaatkan ruang-ruang privat, seperti persyaratan ruang yang harus diberikan dalam pembangunan.

Selain itu salah satu upaya terbaru juga dilakukan dengan perluasan kawasan mangrove yang akan dipindahkan sebagai bentuk kompensasi pembangunan Sirkuit, dimana luas yang diganti mencapai 6 hektare dari luas yang hilang yaitu 2 hektare.

Lalu ada rencana penerapan Lakkang sebagai kawasan RTH baru. Ini juga disebut akan optimal meningkatkan jumlah RTH di Makassar, sebagai bagian dari kompensasi pembangunan reklamasi di Anjungan Losari.

“Jadi Lakkang nanti tidak boleh lagi diganggu, kami akan tetapkan,” tegas Danny.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.