Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar mengaku tidak membenci Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Ia mengaku hanya melawan kelompok khilafah yang menjadikan Anies Baswedan sebagai simbol untuk agenda besar.
Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu pun menanggapi pernyataan Denny Siregar tersebut.
Said Didu menilai bahwa semua orang yang tidak menjilat rezim dituduh mendukung sistem khilafah.
Dan semua orang yang tidak menjilat kepada rezim dituduh khilafah, radikal, dan radikul,” kata Said Didu melalui akun Twitter @msaid_didu, seperti dikutip Terkini.id pada Kamis, 23 Juni 2022.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
Bersama pernyataannya, Said Didu membagikan berita berjudul “Ngaku Tak Pernah Benci Anies, Denny Siregar: Saya Hanya Melawan Kelompok Khilafah”.
Dilansir dari HopsID, sebelumnya Denny Siregar mengaku tidak membenci Anies Baswedan.
“Benci Anies?? Nggak lah. Saya bukan pembenci. Kenal aja nggak,” katanya melalui Twitter pribadinya pada Minggu, 19 Juni 2022.
Denny Siregar menilai bahwa dirinya sedang tidak melawan Anies Baswedan, melainkan kelompok khilafah yang menjadikan Anies simbol.
“Saya hanya harus melawan kelompok khilafah yang menjadikan Anies sebagai simbol untuk agenda besar mereka,” ujarnya.
Host Cokro TV ini lalu menyinggung bahwa Anies Baswedan adalah sosok yang oportunis dan bukan nasionalis.
Jika Anies Baswedan memang nasionalis, menurutnya, sang Gubernur tentu sudah berseteru melawan kelompok khilafah.
“Anies itu oportunis. Jika dia nasionalis, tentu sejak awal sudah berseru untuk melawan mereka, bukan malah memanfaatkannya,” kata Denny Siregar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
