Pengamat Sebut Gibran Tidur Saja Pasti Menang Pilgub Jateng, Said Didu: Artinya Suara Rakyat Sudah Bisa Diatur

Terkini.id, Jakarta – Mantan Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu menanggapi pengamat yang mengatakan bahwa Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pasti menang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng).

Said Didu menilai hal ini berarti bahwa suara rakyat di Jateng sudah bisa diatur sehingga seorang calon dapat dipastikan menang.

“Artinya suara rakyat di Jateng sudah bisa diatur,” kata Said Didu melalui akun Twitter @msaid_didu, seperti dikutip Terkini.id pada Rabu, 29 Juni 2022.

Baca Juga: Said Didu Soroti Tanggapan Alfamart Soal Karyawan Viral: Penjelasan yang...

Bersama pernyatannya, Said Didu membagikan cuitan pegiat media sosial, Bachrum Achmadi yang menanggapi pernyataan bahwa Gibran pasti memenangkan Pilgub Jateng.

“‘Pengamat: Gibran Tidur Saja Pasti Menang di Pilgub Jateng’,” kata Bachrum Achmadi melalui akun @bachrum_achmadi.

Baca Juga: Soal Copot Paksa Masker Paspampres, Rocky Gerung: Gibran Juga Bersalah

“Bagi yamg merasa warga jateng apa benar Gibran tidur doang klen pasti pilih? Senaif itukah warga jateng?” lanjutnya.

Dilansir dari CNN Indonesia, Gibran Rakabuming Raka diprediksi lebih berpeluang memenangkan Pemilihan Gubernur Jawa Tengah ketimbang di DKI Jakarta.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebut analisis itu didukung survei miliknya yang menunjukkan nama Gibran mulai muncul di dua wilayah yakni DKI Jakarta dan Jateng.

Baca Juga: Soal Copot Paksa Masker Paspampres, Rocky Gerung: Gibran Juga Bersalah

Bahkan, tingginya popularitas Gibran di Jateng sudah terjadi sebelum wacana dukungan PDIP dan Ketum Gerindra, Prabowo Subianto diberikan kepada Gibran untuk maju dalam Pilgub DKI atau Jateng.

“Saya melihat Mas Gibran mau bertanding di Jakarta atau tidur saja di Jateng. Pilihan yang sebenarnya sangat rasional dan sangat transparan. Kalau di Jateng, Gibran ini tidur saja pasti menang,” kata Adi dalam acara Total Politik di Jakarta Selatan pada Sabtu, 25 Juni 2022.

Adi mengatakan bahwa untuk saat ini, tingkat popularitas Gibran di Jateng relatif tinggi, yakni mencapai 76 persen.

Sementara, menurutnya, elektabilitas putra Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini berada di angka 28 persen.

Adi menilai bahwa Gibran memiliki tiga magnet politik. Pertama, sebagai putra sulung Presiden Jokowi. Kedua, posisi sebagai kader PDIP. Ketiga, jabatan Wali Kota Solo.

Namun, menurut Adi Prayitno, magnet yang paling besar kekuatannya adalah nomor dua, yakni posisinya sebagai kader PDIP.

Ia menilai, Gibran mampu melesat menjadi Wali Kota Solo meski kiprah politiknya belum lama karena diusung PDIP.

Kendati demikian, popularitas Gibran di DKI Jakarta relatif masih kecil. Nama Gibran, menurut Adi, kalah dengan nama besar kader PDIP lainnya seperti Tri Rismaharini dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Menariknya, Gibran kalau diproyeksikan menjadi Wakil Gubernur DKI, dia ranking dua,” ujar Adi Prayitno.

Bagikan