Sebut Bambang Widjojanto Gemetar KPK Dibersihkan, Denny Siregar: Gak Akan Bisa Lindungi Majikan Lagi

Terkini.id, Jakarta – Denny Siregar mengatakan bahwa Bambang Widjojanto (BW) ketakutan jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibersihkan karena tidak akan memiliki pertahanan lagi untuk melindungi ‘majikannya.’

“Si Bambang gemeter juga kalo KPK dibersihkan. Kemaren-kemaren dia bisa lindungi majikannya dengan jaringan di dalam KPK. Kalo jaringannya dibersihkan, doi gada pertahanan lagi,” kata Denny di akun Twitter-nya pada Selasa, 4 Mei 2021.

Hal itu dinyatakan Denny sebagai respons terhadap cuitan Bambang Widjojanto soal kabar tidak lolosnya puluhan pegawai KPK menghadapi tes wawasan kebangsaan.

Baca Juga: Denny Siregar Singgung Penjilat di Sekitar AHY, Politisi Demokrat Balas...

Seperti diketahui, tes wawasan kebangsaan ini adalah salah satu rangkaian alih status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dikabarkan bahwa salah satu yang tidak lulus dalam tes ini adalah Novel Baswedan, penyidik senior KPK.

Baca Juga: Rumah Dinas dan Ruang Kerja Dodi Reza Digeledah KPK, Semua...

Bersamaan dengan itu, beredar pula kabar bahwa para pegawai yang tidak lulus ini akan dipecat dari KPK.

Atas kabar ini, Bambang Widjojanto yang merupakan mantan pimpinan KPK pun bereaksi keras.

Ia menuding bahwa KPK saat ini tengah berupaya menyingkirkan para insan terbaiknya yang tengah menangani kasus mega korupsi.

Baca Juga: Rumah Dinas dan Ruang Kerja Dodi Reza Digeledah KPK, Semua...

“Kau diduga singkirkan para insan terbaik KPK yangg tengah menangani kasus mega korupsi di bumi pertiwi, seperti  bansos. Tapi, kau bicara keteladanan Guru Bangsa Ki Hadjar Dewantara,” kata Bambang Widjojanto melalui Twitter-nya.

“Semoga nurani kita terketuk dan terbelalak oleg indikasi dusta tanpa jeda yang terus diproduksi. Ampun Ya Ilahi,” tambahnya.

Sebagai catatan, pihak KPK belum mengumumkan secara resmi hasil tes wawasan kebangsaan tersebut.

Oleh sebab itu, belum dipastikan apakah kabar yang beredar itu benar. Kendati demikian, kabar ini memang telah mengundang reaksi beragam dari berbagai pihak.

Novel Baswedan sendiri mengatakan bahwa jika kabar itu benar, maka itu adalah upaya untuk menyingkirkan orang-orang berintegritas dari KPK.

Bagikan