Sempat Lihat Yosef di Hari Kejadian Pembunuhan Subang, Ketua RT: Dia Minta Tolong

Terkini.id, JakartaKetua RT di Desa Jalan Cagak, Dede mengaku sempat melihat suami korban pembunuhan Subang yakni Yosef Hidayah di hari kejadian pembunuhan yang menewaskan ibu dan anak, Tuti-Amel tersebut.

Sang ketua RT mengaku, awalnya merasa heran saat ada tetangganya yang mondar-mandir di dekat kediamannya.

Tetangganya itu, kata Dede, kemudian berteriak bahwa ada banyak darah di rumah kediaman Yosef.

Baca Juga: Heboh Jin Qorin Korban Pembunuhan Subang, Ustadz Khalid Basalamah: Mustahil

“Saya sedang bekerja di kebun ada orang berteriak manggil saya, Pak Suparman alias Pak Ujang berteriak Pak RT, Pak RT di rumah Pak Yosef banyak darah, karena suaranya keras banyak yang dengar lalu berlarian,” ujar Dede, Selasa 14 September 2021 seperti dikutip dari Hops.

Lantaran penasaran, ia pun akhirnya memutuskan ke rumah Yosef untuk mengetahui apa yang terjadi. Sesampainya di lokasi kejadian, Dede melihat ada genangan darah di sekitar teras rumah.

Baca Juga: Waduh! Kesaksian Janggal Yosef Dikuliti Habis, Bercak Darah di Jaket...

“Pas ke lokasi kejadian saya menuju ke TKP lewat belakang, kemudian di samping rumah sebelah timur. Pertama saya melihat kurang lebih tujuh meter terlihat disitu pintu terbuka ada genangan darah diteras setelah itu saya lari ke depan. Didepan sudah banyak orang, di jalan sudah banyak orang berhenti,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Dede, di lokasi tersebut ia juga melihat suami sekaligus kepala keluarga korban, Yosef Hidayah yang tengah ketakutan.

Menurut Dede, Yosef yang tampak ketakutan lantas menghampirinya dan meminta pertolongan.

Baca Juga: Kerasukan Arwah Amel Subang, Perempuan Menangis Menjerit: Sakit Ya Allah

“Tiba-tiba saya lihat Pak Yosef lalu menghampiri saya, dia bilang sama saya, Pak RT tolong saya di bantu Pak RT, jangan ke mana-mana sampai selesai,” tuturnya.

Tak berselang lama, ketua RT di wilayah kediaman Tuti dan Amel tersebut lantas mendatangi pihak kepolisian untuk mencari tahu siapa pelaku yang tega membunuh Tuti dan Amel di kediamannya. Namun, saat membuat laporan ternyata sudah ada orang lain yang mendahuluinya.

“Setelah saya sampai ke Polsek ternyata Kapolsek mau ke TKP, saya tidak tahu yang melapor siapa. Lalu, ikut ke lokasi sampai di sana, Polisi sudah pasang-pasang garis, sudah cukup lama lah jam-nya saya tidak tau persis, sudah banyak orang,” ujarnya.

Bagikan