Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan persoalan penonaktifan BPJS yang belakangan dikeluhkan warga.
Menurutnya, penentuan penerima bantuan kini menggunakan sistem desil berdasarkan data terpusat, sehingga tidak semua warga bisa lagi masuk kategori penerima bantuan.
Fauzi menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui penyediaan ambulans yang dapat digunakan warga secara gratis.
“Kami di DPC PKB Makassar menyediakan ambulans untuk masyarakat. Kalau ada yang butuh, silakan digunakan,” katanya.
Ia juga mengajak warga memanfaatkan rumah jabatan sebagai ruang kegiatan sosial kemasyarakatan.
- Sulsel Jadi Provinsi Pertama Bentuk Komcad ASN, Wamenhan: Langkah Gubernur Andi Sudirman Patut Diapresiasi
- Komisi D DPRD Sulsel Desak Pemprov Segera Lunasi Sisa Pembayaran Lahan Stadion Sudiang
- Pemkot Bersama Nusantara--RAPPO Perkuat Kolaborasi Makassar Bersih
- Pemkot Makassar Siapkan PLTSa Rp3 Triliun untuk Olah 1.000 Ton Sampah per Hari
- Perluas Jangkauan di Bali dan Makassar, Mitra10 Hadirkan Belanja Hemat dan Lengkap untuk Renovasi Rumah
“Pintu rujab terbuka lebar untuk kita semua, mau kegiatan pengajian bisa kita pake,” ucapnya disambut sorakan bahagia dari warga.
Menurutnya, fasilitas tersebut dapat digunakan bersama sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Di akhir kegiatan, Fauzi menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat Kelurahan Mappala, yang disebutnya telah memberikan dukungan besar selama dua periode pemilihan.
“Saya siap membantu masyarakat di kelurahan ini. Sampaikan saja apa kebutuhan yang bisa kita dukung bersama,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
