Sering OTT! Anggota DPR RI Fraksi PPP Puji Peningkatan Kinerja KPK di Awal Tahun

Terkini.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diawal tahun 2022 telah melakukan sejumlah operasi tangkap tangan (OTT). Sebanyak tiga orang kepala daerah hingga seorang hakim menjadi sasaran KPK kali ini.

Untuk itu anggota DPR RI dari fraksi PPP Asrul Sani memuji peningkatan kinerja KPK dibawah kepemimpinan Firli Bahuri ini.

“Memang ada peningkatan kinerja terkait dengan penindakan korupsi yang berbasis OTT,” ucap Asrul Minggu 23 Januari 2022.

Baca Juga: Ade Yasin Bupati Nonaktif Bogor Suap BPK 2M? KPK Menetapkan...

Walau demikian, ia berpesan agar peningkatan kinerja ini harus dibarengi dengan peningkatan proses hukum berbasis pengembangan kasus.

“Bagi kami yang di Komisi III, kami ingin melihat bahwa kinerja penindakan KPK itu juga mesti ditunjukkan dengan peningkatan proses hukum yang berbasis case building,” ucap Asrul dilansir dari beritasatu.com.

Baca Juga: Buntut Penetapan Kasus Suap Richard Louhenapessy, KPK Lakukan Penggeledahan Kantor...

Menurut Asrul masyarakat sempat pesimis dengan kepemimpinan Firli pada saat sejumlah pegawai KPK diberhentikan karena tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK).

Namun di tahun ini KPK masih dapat memperlihatkan taringnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah berhasil melakukan OTT terhadap tiga kepala daerah di awal tahun ini. Saat ini semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan suap pengadaan barang dan jasa atau jual beli jabatan di pemerintahannya.

Baca Juga: Buntut Penetapan Kasus Suap Richard Louhenapessy, KPK Lakukan Penggeledahan Kantor...

Ketiga kepala daerah yang dimaksud yaitu Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi, Bupati Penajem Paser Utara nonaktif Abdul Gafur Mas’ud, dan Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin.

Bukan hanya itu, KPK juga mengamankan dari kalangan yudikatif, seorang hakim dari Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Itong Isnaeni Hidayat. Yang bersangkutan diduga menerima suap atas perkara yang ditanganinya.

Bagikan