Setelah Indra Kenz, Crazy Rich Bandung Doni Salmanan Juga Akan Dipolisikan!

Setelah Indra Kenz, Crazy Rich Bandung Doni Salmanan Juga Akan Dipolisikan!

R
Resky Amaliah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Crazy rich asal Bandung yang dikenal dengan Doni Salmanan rencananya akan dilaporkan ke Bareskrim Polri karena diduga menjadi affiliator investasi bodong berkedok trading binary option.

Menurut Finsensius Mendrofa selaku kuasa hukum korban binary option Binomo mengaku telah menerima laporan korban dari affiliator lain yakni Doni Salmanan.

“Ada (korban Doni Salmanan), bahkan itu puluhan orang. Kami sampaikan mohon bersabar,” kata Finsensius, seperti dilansir dari kumparan.com pada Jumat 25 Februari 2022.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan membuat laporan khusus untuk crazy rich Bandung tersebut.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan laporan untuk Doni Salmanan karena menurutnya sudah banyak korban yang merasa dirugikan oleh Doni.

Baca Juga

“Nanti akan kami persiapkan membuat laporan khusus untuk DS ini. Karena data yang sampai ke kami sudah puluhan orang,” bebernya.

Bahkan menurut Finsensius, sudah ada dua korban Doni yang telah melaporkan dirinya ke polisi. Diduga keduanya merugi hingga mencapai puluhan juta. Sayangnya laporan tersebut belum mendapatkan respon dari pihak kepolisian.

Sementara itu, kata Finsensius nantinya jika masih belum mendapat respon maka pihak korban akan melaporkan langsung ke Bareskrim Polri.

“Ada dua orang yang membuat laporan untuk DS ini, di salah satu polda tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” tutupnya.

Untuk diketahui, affiliator binary option yang telah diperiksa oleh Satgas Waspada Investasi ialah Indra Kenz, Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan, Vincent Raditya, Erwin Laisuman dan Kenneth William.

Adapun tujuan dari pemanggilan mereka yakni untuk menghentikan aktivitas binary option karena hal itu dinilai ilegal oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.