Menurutnya apa yang disampaikan oleh Saksi Agung Sucipto di persidangan merupakan keterangan palsu dan yang benar adalah keterangan yang berada di BAP hasil pemeriksaan oleh penyidik.
Hal tersebut dapat terlihat dari penyampaian Majelis Hakim dan penuntut umum yang selalu memotong keterangan Saksi Agung Sucipto dan memberi ancaman keterangan palsu pada saat penyidikan
Lebih lanjut, Penasehat Hukum Terdakwa Wahid saat diberi kesempatan bertanya oleh Majelis menggunakan kesempatan tersebut bertanya kepada saksi Andi Nur Amaliah dari Inspektorat yang mendampingi BPK untuk pemeriksaan Tahun Anggaran 2019.
Diketahui bahwa tidak pernah ada permohonan uji petik di Ruas Jalan Palampang – Munte – Bontolempangan Tahun Anggaran 2019 dan tidak pernah ada kegiatan pemeriksaan BPK di pekerjaan tersebut seperti keterangan BAP Saksi Agung Sucipto.
Saat dikonfirmasi kepada Saksi Agung Sucipto terkaitt hal tersebut, dirinya menegaskan bahwa memang benar tidak pernah ada pertemuan dengan Terdakwa Wahid Iksan dan pekerjaan miliknya tidak pernah diperiksa oleh tim BPK baik pekerjaan Tahun 2019 dan Tahun 2020.
- Dugaan Suap Calon Komisioner KI dan KPID Sulsel Bergulir di DPRD
- Kamaruddin Simanjuntak 'Sentil' KPK: Yang Rancang Skenario, Kenapa Belum Ditindak?
- KPK Selidiki Dugaan Walkot Ambon Terima Suap Izin Ritel
- Jumras Sebut Keluarga Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah Atur Proyek
- Kuasa Hukum Nurdin Abdullah sebut Dakwaan JPU KPK Belum Benar
Dalam persidangan tersebut, Saksi Agung Sucipto juga dipanggil untuk maju kedepan oleh majelis Hakim guna memperlihatkan bahwa saksi telah menandatangani dan memberi paraf pada BAP miliknya.
Saat itu, saksi kemudian tetap bersumpah bahwa tidak pernah bertemu dengan Terdakwa Wahid Iksan dan menyatakan bahwa tidak pernah ke lokasi pekerjaan.
“Bisa ditanyakan kepada tokoh-tokoh masyarakat dan pegawai, saya tidak pernah turun ke lapangan,” tegasnya.
Namun menanggapi hal tersebut, Majelis Hakim justru menyampaikan kepada saksi jika mengubah keterangan, maka semua yang kamu berikan keterangan hanya imajinasi saja.
“Kalau kamu mengubah keteranganmu ini, maka semua yang kamu berikan keterangan hanya imajinasi saja,” tutur majelis.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
