Dengan China, India, Iran, Saudi Arabia, Afrika Selatan, dan terakhir dengan Korea Utara nampaknya Rusia akan semakin mendapatkan kekuatan global menghadapi dominasi Amerika dan sekutunya.
Berbagai krisis keamanan dan gesekan global power ini berdampak berat bagi perekonimian dunia, khususnya di bidang keamanan pangan (food security).
Krisis bahkan resesi ekonomi mengancam semua negara tanpa kecuali. Berakibat kepada ambisi global ekonomi yang menampakkan kerakusan yang sangat (highly greedy).
China dan Amerika masih merupakan dua kekuatan ekonomi dunia yang mendominasi.
Masing-masing punya cara dan ambisi untuk menguatkan dan menancapkan kukunya ke berbagai belahan dunia.
Perseturuan ekonomi Amerika dan China menjadi celah bagi sebagian untuk membangun basis.
Salah satunya dengan terwujudnya BRICS yang nampaknya akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.
Indonesia sendiri hingga saat ini belum menentukan arah dalam pertarungan ini.
Karena posisi dasar Indonesia memang selalu “tidak berpihak” alias tidak kemana-mana tapi ada di mana-mana. Tergantung kepentingan tentunya.
Selain isu-isu besar di atas, isu lingkungan hidup juga menjadi isu utama kali ini. Kerusakan lingkungan yang ditandai dengan climate change dan pemanasan menjadi kekhawatiran global yang nyata.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
