Sindir Buzzer dan Pembina, Mustofa Nahra: Pada Benci Arab, Tiap Hari Lampiaskan Kebencian Melalui Isu Terorisme

Sindir Buzzer dan Pembina, Mustofa Nahra: Pada Benci Arab, Tiap Hari Lampiaskan Kebencian Melalui Isu Terorisme

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Mustofa Nahrawardaya melontarkan sindiran keras kepada buzzer dan pembina yang menurutnya selama ini membenci Arab.

Ia menilai bahwa para buzzer dan pembinanya selalu melampiaskan kebencian melalui isu terorisme, toleransi, radikalisme, dan lain sebagainya.

Mustofa Nahra mengatakan ini melalui akun Twitter pribadinya saat menanggapi berita soal Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang bertemu Putra Mahkota Arab Saudi untuk bernegosiasi soal investasi di Indonesia.

Ia menilai bahwa buzzer dan pembina tidak akan senang mendengar berita soal pertemuan Luhut dan Putra Mahkota Arab Saudi ini.

“Yang dinas di buzzeRp beserta pembina dan corong-corongnya, pada benci Arab. Tiap hari melampisakan kebenciannya melalui isu Terorisme, Intoleransi, Radikalisme, ampe jenggot, cingkrang jadi kambing hitam,” katanya.

Baca Juga

“Ampe gonggongan anjing pun dikait sama anjing. Berita ini, pun bikin mati kutu,” sambungnya, dikutip melalui akun Twitter pribadi Mustofa Nahra pada Jumat, 4 Maret 2022.

Bersama pernyataannya, Cipta Panca Laksana melampirkan berita CNN Indonesia berjudul “Temui Pangeran MbS, Luhut Bujuk Saudi Investasi di IKN”.

Dilansir dari berita tersebut, Luhut Binsar Pandjaitan menemui Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MbS) di Riyadh untuk memperkuat kerja sama dan hubungan bilateral Riyadh-Jakarta.

Luhut juga mengatakan pertemuannya dengan pemimpin de facto Kerajaan Saudi itu adalah untuk menjajaki peluang investasi.

Peluang investasi yang disinggung antara lain dalam pembangunan IKN baru, energi baru, dan terbarukan, bidang lingkungan hidup, serta isu-isu lain yang menjadi kepentingan bersama.

Pertemuan Luhut dengan MbS berlangsung saat Luhut mengunjungi Riyadh, Arab Saudi pada tanggal 1-2 Maret lalu.

“Saya senang kunjungan ke Arab Saudi dapat berjalan dengan lancar. Pangeran Mohammed bin Salman juga menunjukkan sambutan yang sangat baik mengenai peluang investasi di berbagai bidang yang kita bahas,” ujar Luhut pada Kamis, 3 Maret 2022.

Luhut juga menyampaikan bahwa MbS akan melakukan kunjungan balasan ke Indonesia sebagai komitmennya dalam menjajaki peluang investasi di Indonesia.

Menurutnya, wawatan MbS ke Indonesia nanti akan menjadi kelanjutan kerja sama bilateral antara kedua negara.

“Selain itu Putera Mahkota juga menyampaikan bahwa bila Indonesia maju, maka Arab Saudi pun harus ikut maju,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, Luhut juga bertemu dengan Menteri Investasi Arab Saudi, Khalid Al-Falih dan beberapa CEO perusahaan untuk membahas realisasi sejumlah rencana investasi perusahaan Saudi di Indonesia.

Luhut mengatakan Indonesia dan Arab Saudi memiliki perhatian yang sama mengenai isu perubahan iklim yang saat ini sedang dihadapi oleh seluruh negara di dunia.

Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan inisiatif untuk mengurangi emisi karbon selama beberapa dekade mendatang dan juga gencar berinvestasi pada green energi.

Menurut Luhut, hal itu sejalan dengan Indonesia sebagai negara yang memiliki perhatian khusus terkait isu perubahan iklim dan memiliki target untuk mencapai net zero emission di tahun 2060.

“Ini sekaligus menjadi wujud dari sikap Indonesia yang terbuka dengan peluang investasi dari negara mana saja, selama hal itu membawa manfaat besar untuk bangsa kita,” kata Luhut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.