Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah menyindir para kadrun yang berpikir bahwa Indonesia terpipilih sebagai Presidensi G20 karena memang sudah gilirannya.
Chusnul Chotimah menyindir bahwa mereka yang berpikiran demikian adalah para pengkhianat bangsa yang kejang-kejang negaranya diakui dunia.
Ia mengatakan bahwa penunjukan Indonesia sebagai presidensi G20 merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan negara-negara besar di dunia terhadap Indonesia.
“Semua tau karena ini, tapi bagi Kadrun karena giliran,” kata Chusnul Chotimah pada Selasa, 16 November 2021.
“Para pengkhianat bangsa yang kejang-kejang negaranya diakui dunia,” tambahnya.
- Viral! Warga Cabut Logo Gereja di Tenda Bantuan Gempa, Chusnul Chotimah: Sebenarnya Islamophobia atau Kristenophobia?
- Surya Paloh Dukung Anies Sebagai Capres 2024, Chusnul Chotimah: Pantas Dikatain Kadrun, Pemikiran Sempit!
- Gembong Warsono Sebut Anies adalah Gubernur 0 persen, Chusnul Chotimah: Yang Setuju Retwet
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Prabowo Maju Pilpres, Chusnul Chotimah Soroti Anies: Kemakan Omongan Sendiri!
Bersama pernyataannya, Chusnul Chotimah membagikan berita soal pernyataan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko mengenai terpilihnya Indonesia sebagai Presidensi G20.
Moeldoko mengatakan bahwa penunjukan Indonesia sebagai pemegang presidensi G20 merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan negara-negara besar di dunia terhadap Indonesia.
Sayangnya, ia menilai bahwa narasi tersebut masih belum banyak tersampaikan ke publik.
Moeldoko menyampaikan hal ini dalam rapat koordinasi media dan komunikasi G20 bersama kementerian/lembaga terkait, di Gedung Kemenkominfo di Jakarta pada Senin, 15 November 2021.
“Substansi ini harus mulai dimunculkan sekarang supaya publik tahu arti penting Indonesia ditunjuk sebagai presidensi G20,” katanya, dilansir dari Oke Zone.
Moeldoko menegaskan bahwa KSP akan mendorong pengelolaan komunikasi dan isu-isu yang muncul terkait pelaksanaan G20 di Bali 30-31 Oktober 2022.
“Yang diperlukan adalah mekanisme kerja/flow dengan tim substance. Flow ini yang menghubungkan KSP dan tim komunikasi dengan apa yang dibicarakan di floor,” ujar Moeldoko.
Seperti diketahui, Indonesia terpilih sebagai Presidensi G20 2021, melanjutkan keketuaan Italia.
Terpilihnya Indonesia sekaligus menandakan torehan sejarah baru sebab untuk pertama kalinya, Indonesia memegang Presidensi G20 sejak forum ini dibentuk pada 1999.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
