Terkini.id, Jakarta – Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCBNU) Amerika, Akhmad Sahal melontarkan sindiran kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai fatwa buzzer haram dan pembentukan pasukan siber untuk membela ulama dan Anies Baswedan.
Ia menyinggung bahwa salah satu ciri ulama busuk adalah mengobral fatwa agama demi keuntungan duniawi.
“Ulama Busuk (ulama al su’) itu salah satu cirinya: mengobral fatwa agama demi keuntungan duniawi (uang, jabatan dll),” kata Akhmad Sahal melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 22 November 2021.
Bersama cuitannya, Akhmad Sahal melampirkan dua tangkapan layar berita soal MUI mengenai buzzer.
Berita pertama berjudul “Fatwa MUI: Buzzer Haram, Termasuk yang Menyuruh, Membantu, dan Memanfaatkan Jasanya”.
- Bela Anies Baswedan Soal Putrinya Tak Berjilbab, Akhmad Sahal: Kalau Putrinya Ga Mau Berjilbab, Hormati!
- Bela Anies, Akhmad Sahal: Jangan Ada Paksaan dalam Agama, kalau Putrinya Gak Mau Berhijab, Hormati
- PBNU Tak Copot Mardani Maming Meski Kini Buron, Akhmad Sahal: Sebagai Orang NU, Saya Kecewa dan Malu
- Mardani Maming Buron KPK, Akhmad Sahal Sindir Gus Yahya: Sebagai Orang NU, Saya Kecewa dan Malu dengan Sikap PBNU
- Napoleon hingga Pattimura Diklaim Beragama Islam, Akhmad Sahal Protes: Bikin Citra Islam Konyol
Berita kedua berjudul “MUI DKI Bentuk Cyber Army untuk Lawan Buzzer Penyerang Ulama dan Anies.”
Sebagaimana diketahui, dua sikap MUI ini memang menjadi perbincangan belakangan ini.
Sikap lembaga ini dinilai kontradiktif sebab menganggap buzzer haram, namun malah membentuk pasukan siber untuk Anies dan ulama.
Adapun soal pembentukan pasukan siber itu, Ketua Umum MUI Pusat, Cholil Nafis telah memberikan klarifikasi.
“Saya sudah klarifikasi, itu program sosialisasi hasil keputusan MUI dan melawan hoax. Seperti di MUI itu ada komisi informasi dan komunikasi,” kata Cholil Nafis.
“Salah persepsi dan salah kutip aja. Jangan sampai kita jadi buzzzeeerr karena orang lain jadi buzzzeer. Jangan jadi jahat karena orang lain jahat,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
