Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menyindir pihak “sebelah” yang menurutnya mengemis ucapan selamat Hari Natal.
Mustofa Nahra menilai bahwa pihak “sebelah” ini harus diberikan pencerahan mengenai ucapan selamat Natal.
Ia mengatakan ini sebagai respons terhadap netizen yang menyinggung bahwa Umat islam tak akan maju jika masih terus debat ribut soal ucapan Hari Natal.
“Enggak ada yang debat. Itu sebelah, pada ngemis ucapan,” kata Mustofa Nahra pada Rabu,15 Desember 2021.
“Harus diberi pencerahan. Nanti Idul Fitri, mereka gak ngucapin juga gapapa kok. Sapa suruh,” sambungnya.
- Wasekjen PBNU Minta Polri Ungkap Aliran Dana di Kasus ACT, Mustofa Nahra: Sekalian Aliran Dana dari Maming
- Ruhut Sindir Anies yang Nikahkan Anak Pakai Bahasa Arab, Mustofa Nahra: Ini Udah Keterlaluan
- Kader Partai Ummat Bela Roy Suryo Dibebaskan, Habib Husin: Bahaya Kalau Didiamkan!
- Mustofa Nahra Dukung Roy Suryo, Husin Shihab: Artinya Penistaan Agama Hanya Berlaku Bagi Islam
- Ajak Masyarakat Dukung Roy Suryo, Mustofa Nahra Diserbu Warganet: Salah Kok Dibela
Adapun netizen yang ditanggapi oleh Mustofa Nahra persisnya mengatakan, “Umat islam kapan majunya kalau tiap tahun selalu debat ribut soal ucapan hari Natal.”
Netizen ini mengatakan hal tersebut sebagai respons terhadap cuitan Mustofa Nahra yang menanggapi pegiat media sosial, Abu Janda mengenai tak adanya larangan ucapan selamat Natal dalam Alquran dan Hadis.
Dalam cuitannya, Mustofa Nahra membalas bahwa di dalam Alquran dan Hadis juga tak ada larangan menabrak kereta yang lewat.
“Nabrak kereta api yang lagi lewat, juga enggak ada ayat larangannya dalam Qur’an dan Hadits. Lakukan aja coba,” katanya.
Sebelumnya, Abu Janda menantang orang untuk menunjukkan ayat Alquran dan Hadis yang berisi larangan mengucapkan selamat Hari Natal.
Melalui akun Instagram resminya, Abu Janda mengatakan bahwa sebagai seorang Muslim, ia malu ketika ada yang meributkan dan mengharamkan ucapan Natal setiap tahun.
“Padahal tidak ada ayat dalam AlQuran (maupun Hadits) yang berbunyi ‘dilarang mengucapkan selamat Natal’,” kata Abu Janda.
“Saya ada uang 50 juta, akan saya berikan kepada siapa saja yang bisa tunjukan ayat Al-Quran atau Hadits Nabi yang berbunyi ‘dilarang mengucapkan selamat Natal’, saya tunggu,” lanjutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
