Makassar Terkini
Masuk

Singgung Utang Pemerintah, Seleb Tiktok Sentil Menteri Jokowi: Uangnya Dipakai Konsolidasi Khianati Konstitusi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan Seleb Tiktok Anifah Suryani menyinggun soal utang pemerintah dan menyentil keras menteri pendukung Presiden Jokowi tiga periode, viral di media sosial.

Video seleb Tiktok singgung utang pemerintah dan sentil keras menteri pendukung Jokowi itu viral usai diunggah pengguna Twitter Lelaki_5unyi, seperti dilihat pada Selasa 5 April 2022.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut utang pemerintahan Presiden Jokowi bertambah Rp 95,43 triliun dalam jangka waktu 30 hari.

“30 hari utang nambah 95,43 triliyun,” cuit netizen Lelaki_5unyi.

Dilihat dari video itu, tampak Seleb Tiktok yakni Anifah Suryani menyebut bahwa dalam jangka waktu satu bulang, utang pemerintah naik sebesar Rp 95,43 triliun.

“Dalam jangka waktu 1 bulan utang pemerintah RI naik sebesar 95,43 triliun,” ujar Anifah Suryani.

Ia pun lantas mempertanyakan, apakah para menteri yang mendukung Jokowi menjabat tiga periode tak mau urunan membantu melunasi utang negara.

“Pertanyaannya, itu yang buat baliho dukung presiden tiga periode pilihan rakyat, ketua-ketua parpol yang mengusulkan 3 periode, atau menteri-menteri yang usulkan 3 periode, gak mau urunan bantu presiden mengurangi utang negara?,” tanyanya.

Menurutnya, daripada uang para menteri itu dihabiskan untuk biaya konsolidasi mendukung Jokowi tiga periode lebih baik duit mereka dipakai untuk membantu membayar utang pemerintah.

“Daripada uangnya dihambur-hamburkan ke sana ke mari untuk biaya konsolidasi dalam rangka mengkhianati konstitusi dan amanat Reformasi 98, mending uangnya dipakai urunan buat bantu membayar utang negara aja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita seleb Tiktok tersebut menilai sebagai pendukung Jokowi yang baik sebaiknya para menteri itu juga membantu kesulitan pemimpin mereka untuk membayar utang pemerintah.

“Supporter yang baik itu kalau misalkan pemimpinnya kesusahan dibantu, jangan hanya mempertahankan kekuasaan saja. Kan kelihatan banget gila kekuasaannya,” ujarnya.