Terkini.id, Jakarta – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin belum lama ini turut buka suara terkait Pegiat media sosial, Ade Armando menjadi sasaran pengeroyokan di lokasi demonstrasi di depan Gedung DPR RI.
Hal tersebut disampaikan Din Syamsuddin saat berada di masjid Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dalam keterangannya, Din Syamsuddin menyebutkan pengeroyokan terhadap Ade Armando menghilangkan esensi yang ingin disampaikan oleh para demonstran.
Isu penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden, kenaikan harga BBM, kelangkaan minyak goreng, hingga mega proyek Ibu Kota Negara (IKN) yang disampaikan oleh mahasiswa yang berdemonstrasi justru tenggelam karena adanya pengeroyokan terhadap Ade Armando.
“Apalagi nanti jika ada kejadian-kejadian seperti kemarin ya, esensi demonya menjadi tenggelam. Saya lihat berita hari ini kurang mengemukakan aspirasi mahasiswa. Tapi kasus (pengeroyokan) Ade Armando yang menghiasi headline di TV maupun di media-media sosial,” kata Din.
- Soal Kenaikan Harga BBM, Din Syamsuddin Sebut Jokowi Rezim yang Tidak Pro Rakyat!
- Din Syamsuddin: Kita Kehilangan Kepercayaan kepada MK
- Din Syamsuddin: Penegakan Hukum Kini Tidak Luput dari Mafia!
- Soal Kasus Ferdy Sambo, Mantan Ketua Muhammadiyah: Runtuhkan Sendi Negara Indonesia
- Masih Anti Cina? Din Syamsuddin: Islam Sejalan Dengan Ajaran Tionghoa!
Meskipun mengkritik hilangnya esensi yang disampaikan mahasiswa karena adanya pengeroyokan Ade Armando, namun Din mengaku menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut. Dikutip dari Vivacom. Rabu, 13 April 2022.
Selain dari itu, Din juga mengatakan tidak boleh ada tindakan kekerasan kepada siapapun.
“Saya penganut aliran nirkekerasan oleh siapapun. Baik kepada rakyat yang berdemonstrasi maupun oleh aparat keamanan,” tegas Din.
Din menambahkan kasus pengeroyokan terhadap Ade Armando semestinya bisa dicegah sejak awal. Din menjabarkan Ade Armando yang dikenal kontroversial ini seharusnya dicegah berada di sekitaran tempat demonstrasi.
“Kasus (pengeroyokan) Ade Armando seharusnya bisa diantisipasi. Dia figur yang kontroversial. Pikirannya berseberangan dengan mahasiswa yang berdemo. Seharusnya dicegah kalau hadir di situ,” tegas Din.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
