Soroti Pengakuan Yosef Subang Soal Pintu Rumah Korban, Ricky Vinando: Janggalnya Ekstrem Banget!

Terkini.id, Jakarta – Pakar Hukum, Ricky Vinando menyoroti pengakuan Yosef Hidayah soal kunci rumah kediaman korban kasus Subang yang juga merupakan istri tuanya, Tuti Suhartini.

Menurut Ricky Vinando, pengakuan Yosef terkait kunci pintu rumah korban kasus Subang itu sangat tidak logis.

Diketahui, saksi kunci kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang yakni Yosef Hidayah beberapa waktu lalu dalam program Aiman Kompas TV sempat menyatakan bahwa saat pulang ke TKP pada 18 Agustus pagi dirinya melihat kunci masih tergantung dari dalam dan pintu sudah terbuka.

Baca Juga: Bantah Tudingan Yoris Subang, Adik Yosef: Ayo Ketemu Kita Buktikan

Yosef juga mengungkapkan, kunci rumah hanya dipegang Tuti. Ia pun menjelaskan saat hendak meninggalkan rumah, sekitar pukul 21.00 WIB korban Tuti sempat meminta agar Yosef menslot besi pintu rumah.

Namun, saat ditanya Kapolres Subang beberapa waktu lalu perihal mengapa pintu terbuka Yosef menjawab mungkin istrinya yang membuka.

Baca Juga: Tiga Bulan Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Subang, Kriminolog: Banpol Masuk TKP...

Selain itu, saat memberikan keterangan kepada wartawan yang videonya pernah ditayangkan di Metro TV, pada 18 Agustus pagi Yosef mengungkapkan prasangkanya bahwa kunci rumah kediaman Tuti ada yang ambil.

Terkait hal itu, Ricky Vinando pun mengurai satu-persatu ketidalogisan pengakuan tersebut. Atas keterangan dari suami korban tersebut, Ricky membuat beberapa pertanyaan hukum untuk membuat kasus ini makin terang benderang dan agar makin dipahami masyarakat luas.

“Pertanyaan hukumnya, awalnya kan dia bilang kuncinya ada yang diambil, diambil siapa? Kok bisa tahu ada yang diambil? Kalau diambil kan berarti kuncinya diambil dari tempat yang biasa disimpan korban, berpindah tempatlah. Tapi bagaimana bisa pelakunya bisa tahu tempat penyimpanan kunci yang disimpan ditempat biasa? tapi Yosef juga mengatakan mungkin istrinya membuka pintu. Faktanya, pintu yang terbuka adalah pintu depan dan pintu belakang. Jadi ada dua pintu yang terbuka,” ujar Ricky Vinando, lewat keterangan tertulisnya, Sabtu 23 Oktober 2021.

Baca Juga: Tiga Bulan Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Subang, Kriminolog: Banpol Masuk TKP...

“Itu kejanggalan yang sangat luar biasa, ekstrem banget janggalnya, buat apa tengah malam korban Tuti buka pintu depan belakang? juga jadi sangat tidak logis sekiranya pun korban ada membuka pintu tapi justru meninggalkan kunci di pintu. Masa tengah malam buka pintu depan dan belakang tapi tak ditutup lagi dibiarkan saja terbuka, yang benar aja,” lanjutnya.

Menurutnya, biasanya jika ada orang yang hendak masuk rumah tak mungkin lewat pintu belakang apalagi pintunya sampai dibiarkan terbuka dan tidak kembali ditutup.

“Apalagi itu tengah malam di atas jam 21:00 WIB setelah Yosef pergi dari TKP,” tandasnya.

Terlebih, kata Ricky, Yosef sempat mengatakan bahwa Tuti kalau tidur pintunya dikunci. Sehingga dengan demikian, menurut Ricky, korban sangat aware dalam menjaga keamanan rumahnya dan keluarganya karena kalau tidur korban mengunci pintu rumahnya.

Lantaran hal itu, Ricky merasa aneh dengan keterangan Yosef yang menyebut pintu rumah itu kemungkinan dibuka oleh Tuti.

Yang menambah aneh dari pengakuan Yosef soal mungkin pintu dibuka istrinya, lanjut Ricky, soal kemungkinan pintu belakang rumah itu dibuka korban pada malam hari lalu dibiarkan terbuka begitu saja tanpa ditutup kembali dan kuncinya dibiarkan menggantung di gagang pintu.

“Ini kan sama aja mengundang penjahat masuk atau hewan-hewan melata seperti ular dan sejenisnya bisa aja masuk, kan tak jauh dari TKP ada kebun, juga lokasi TKP sepi pas malam hari, korban tidak sebodoh itu apalagi ada anaknya Amalia. Dia pasti mau melindungi anaknya, saya yakin pasti tidak membuka pintu depan belakang lalu dibiarkan saja terbuka,” jelasnya.

Maka dari itu, Ricky Vinando menilai alasan Yosef terkait kunci rumah korban kasus Subang tersebut sangat tidak logis.

“Jadi, alasan kunci ada yang diambil atau mungkin korban Tuti ada bukain pintu pada malam itu, itu sangat tidak logis karena alasan juga harusnya logis, karena benar-benar di luar akal sehat karena yang terbuka itu pintu depan dan pintu belakang dan ini saya tidak habis pikir melihat fakta itu dan kuncinya dibiarkan menggantung di pintu belakang, Yosef kan bilang ada yang diambil kuncinya, ya diduga pintu belakang itu dibuka pelakunya pakai kunci dari bagian depan setelah itu kuncinya diduga dipindahkan ke belakang pintu yang dibuka tadi dan dibiarkan terbuka di tengah malam, karena korban waras tak mungkin melakukan itu membiarkan rumahnya tidak dikunci dan pintu depan belakang dibiarkan terbuka begitu saja, jadi sangsi lagi dengan ini,” ujarnya.

Bagikan