Terkini.id, Jakarta – Hacker Bjorka yang selama ini membuat gaduh masyarakat Indonesia dengan membongkar data pribadi kepunyaan pemerintah, pejabat tinggi serta warga negara Indonesia dikabarkan telah diketahui identitasnya.
Berdasarkan kabar yang beredar di media sosial, Hacker Bjorka dikabarkan adalah bocah yang berasal dari Cirebon, Jawa Barat.
Kabar mengenai sosok Hacker Bjorka adalah bocah Cirebon muncul pertama kali melalui akun Instagram @volt_anonym.
Akun Instagram @volt_anonym mengaku bahwa dirinya adalah hacker yang berasal dari bumi pertiwi.
Tidak berhenti sampai disitu, akun @volt_anonym mengungkapkan bahwa data pribadi yang selama ini diklaim telah diperjualbelikan di dark web ini jumlahnya tidak sebesar yang diumumkan oleh Hacker Bjorka.
- Hacker Bjorka Kembali, Data Pribadi Masyarakat Dari MyPertamina Dijual
- Heboh Kasus Hacker Bjorka, Kementerian Keuangan Siap Menaikan Anggaran BSSN Menjadi Rp624 M
- Sempat Disindir Nikita Mirzani, Bjorka Ungkap Tak Ada Waktu Meladeni
- Viral Diduga di Balik Topeng Bjorka Ternyata Gus Samsudin
- Beberkan Informasi Soal Bjorka, Hacker Indonesia: Motifnya Bukan Politik
“Data yang katanya 133M dari meretas Kominfo tidak lebih isinya cuma 200 data saja dan itu pun di copy sehingga banyak data yang sama seolah-olah data yang dia curi sebanyak 133M padahal cuma 200 an,” ujar akun @volt_anonym, dikutip terkini.id dari detikcom, Rabu 14 September 2022.
“Ini sama saja data dump (sampah) yang sudah banyak kadaluarsa,” kata akun Instagram @voly_anonym.
Selanjutnya akun Instagram @voldy_aonym menuding Hacker Bjorka memiliki tujuan tersendiri dan mempunyai tim dibalik Hacker Bjorka.
“Aing tau lu punya tim,lu bagian pansos dan tim lu bagian sebar data dan repost,” tutur voldu_anonym.
Lebih lanjut, akun Instagram @voldu_anonym berpendapat bahwa apa yang dibocorkan oleh Hacker Bjorka berupa data hasil copy paste alias salinan.
Hacker Bjorka diduga melakukan aksinya dengan cara tersebut sampai data yang dilihat telah dibocorkan ini terlihat lebih banyak dari yang sebenarnya terjadi.
“Disitu kelen bisa melihat data yang sama, jadi mereka cuma copy lalu input lagi dan seterusnya sampai jumlahnya banyak sehingga seolah-olah data yang mereka curi itu sebanyak 133M. Padahal ya cuma 200 an doang dan itu pun data dump,” ucap @voldu_anonym.
Kemudian, melalui akun kedua milik @voldu_anonym bernama @voltcyber_v2, dirinya menampilkan sosok dibalik Hacker Bjorka ini.
Disisi lain, Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menyatakan pihaknya masih mendalami kebocoran data yang diduga telah tersebar dan diperjualbelikan dalam dunia media sosial.
“Tim gabungan masih bekerja,” ungkap Irjen Dedi Prasetyo.
Dittipidsiber Bareskrim Polri juga termasuk dalam tim gabungan yang dibentuk untuk menangani kasus kebocoran data dan Hacker Bjorka.
Irjen Dedi Prasetyo mengutarakan jika dirinya mengetahui informasi tentang Hacker Bjorka maka akan langsung disampaikan kepada masyarakat.
“Kemudian, kita terus menyelidiki karena sampai saat ini memang gambaran-gambaran pelakunya sudah teridentifikasi dengan baik oleh tim dan polisi. Tetapi belum bisa diumumkan,” imbuh Menko Polhukam, Mahfud MD.
Mahfud MD menegaskan saat ini pemerintah sudah mengetahui siapa dibalik Hacker Bjorka ini.
“Gambaran-gambaran siapa dan di mananya itu kita sudah punya alat untuk melacak itu semua,” pungkas Mahfud MD.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
