Stagnan, Kasus Dugaan Korupsi Jembatan Bosalia Masih Tahap P19 di Polres Jeneponto

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Andri Kurniawan

Terkini.id, Jeneponto – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Bosalia di Kabupaten Jeneponto sudah berjalan enam bulan.

Lima orang tersangka kasus tersebut sampai saat belum ditahan oleh pihak yang berwajib karena berkasnya belum lengkap.

Padahal, dugaan kasus korupsi Proyek pembangunan Jembatan Bosalia tahap I itu dikerja tahun 2016 yang menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 644 juta.

MT, AM, AS, RM dan AA ditetapkan tersangka pada Rabu, 20 Agustus 2019, lalu oleh Polres Jeneponto.

“Belum ada agenda untuk menahan kelima orang tersangka ini, pasalnya masih koperatif,” kata Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Andri Kurniawan kepada awak media, Rabu, 15 Januari 2020.

Kasat Reskrim, Andri Kurniawan yang baru menjabat beberapa hari mengaku, proses penanganan kasus jembatan Bosalia masih tahap P19.

“Kita target minggu ini berkasnya sudah  lengkap dan dikirim kembali ke Kejaksaan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Jeneponto mengembalikan berkas perkara kasus Jembatan Bosalia dengan alasan berkasnya belum lengkap.

Komentar

Rekomendasi

Sanggar Seni Gantala Jarang Art Gallery Tampil di Festival Budaya To Berru

Musrenbang Anak Tuntas di Seluruh Kecamatan, Ini Harapan Forum Anak ke Pemkab Jeneponto

Kejari Jeneponto Musnahkan Barang Bukti dari 41 Kasus

Wow, Anak Bupati Jeneponto Resmi Dilamar dengan Mahar 12,5 Hektar Penuh Nikel dan Puluhan Ternak

Dilaporkan Hilang, Perhiasan Milik Peserta Tes CPNS di Jeneponto Ternyata Tercecer

Lewat Pertandingan Persahabatan Sepak Bola, Bupati Jeneponto dan Konawe Adu Strategi

Kunjungan ke Jeneponto, Wakil Gubernur Sulsel Bahas Ini

Mahasiswa KKN UMI Gandeng Polisi dan Dinkes Jeneponto Gelar Penyuluhan Narkoba

IPSI Jeneponto Raih 12 Medali Turnamen Banyuwangi International Championship I 2020

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar