Keluarga Korban Penganiayaan Desak Polres Jeneponto Tangkap Pelaku

Terkini.id, Jeneponto – Noval korban penganiayaan yang terjadi pada Selasa, 10 Maret 2020 malam di Pabbundukang Kelurahan Benteng Kecamatan Bangkala, Jeneponto, kini masih terbaring di ruang intensif rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Jeneponto.

Korban terbaring karena mengalami tulang hidung retak dan luka memar di bagian pundak serta mata bengkak yang sangat berpotensi mengalami cacat pada matanya.

Dari pengakuan korban, dia dianiaya oleh pelaku inisial S dengan menggunakan batu.

Baca Juga: Tiga Saksi Sudah Diperiksa Polisi, Bukti Dg Caya Dianiaya Tidak...

“Saat saya naik motor, pelaku memukul leher bagian belakang, begitu saya turun dari motor saya langsung dilempar batu dan mengenai punggung sebelah kiri,”ujarny.

Diakui juga bahwa saat dirinya mau melawan, dia dilempari lagi dan mengenai hidung.

Baca Juga: Tersinggung Karena Korek Api, Ketua RT Aniaya Mahasiswa Hingga Diringkus...

“Saat saya mau melawan pelaku melempar lagi sehingga saya tak sadarkan diri,” kata Noval yang ditemui awak media di RS Latopas Jenepoto, Rabu, 11 Maret 2020.

Noval mengaku dianiaya di Allu kelurahan Benteng Kecamatan Bangkala saat perjalanan pulang ke rumahnya.

“Saya dianiaya saat perjalan pulang naik motor dari arah Makassar menuju ke rumah, di Allu kelurahan Benteng Kecamatan Bangkala, depan UPTD Bangkala,” beber Noval.

Baca Juga: Tersinggung Karena Korek Api, Ketua RT Aniaya Mahasiswa Hingga Diringkus...

Noval yang sudah tidak sadarkan diri dilarikan ke Puskesmas Bangkala dan oleh warga yang menemukannya tergeletak.

Tak lama kemudian korban dirujuk ke rumah sakit Lanto Daeng Pasewang karena mengalami luka serius dan harus menjalani operasi hidung dan mata.

Kejadian itu pun telah dilaporkan ke Polres Jeneponto oleh keluarga korban, dengan bukti laporan nomor TBL/82/III/2020/SPKT Tes Jeneponto.

Namun sampai hari ini pihak kepolisian belum mengamankan pelaku penganiaayaan.

Bagikan