Terkini.id, Makassar – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan Adnan memaparkan strategi untuk menjaga tren pendapatan di masa pandemi agar tetap stabil.
“Kami menerapkan strategi dengan menurunkan tim atau satgas bernama Laskar Pajak,” kata Irwan, Rabu, 24 Juni 2020.
Tugas laskar pajak adalah melakukan pengawasan dan pencatatan di setiap transaksi. Namun karena situasi pandemi sehingga ia mendapat tugas tambahan.
“Mereka juga melakukan imbauan kepada pelaku usaha untuk menerapkan protokol Covid-19. Mereka masuk bagian dari Inspektur Covid-19,” ungkapnya.
Laskar Pajak bertugas di beberapa sektor pajak, seperti restoran, hotel, hiburan dan parkir. Sehingga ia memastikan wajib pajak menjalankan protokol kesehatan.
- Reses Kedua, Anggota DPRD Makassar William Serap Aspirasi Warga Kecamatan Tallo
- Asmo Sulsel dan Polres Gowa Edukasi Safety Riding bagi Siswa SMAN 20 Gowa
- Cetak SDM Pertanian Profesional, Polbangtan Kementan Monitoring Mahasiswa Magang di Batu Malang
- BPJS Ketenagakerjaan dan Kejaksaan RI Kompak Tingkatkan Perlindungan Pekerja Rentan di Sulawesi-Maluku
- Polbangtan Kementan, Dorong Generasi Muda, Bangun Startup Pertanian dan Peternakan Kompetitif
Pada kesempatan tersebut, Irwan juga menuturkan 5 sektor terbesar yang menyumbangkan peningkatan pendapatan asli daerah atau PAD Kota Makassar.
“Pertama, restoran. Restoran sangat besar pengaruhnya terhadap peningkatan PAD karena mereka menyumbangkan rata-rata 2 ratus miliar per tahun,” kata Irwan.
“Kemudian hotel, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), terakhir pajak Penerangan Jalan (PPJ),” sambungnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
