Terkini.id – Sebanyak seribu lebih hewan ternak di Sulawesi Selatan (Sulsel) telah terinfeksi virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) hingga menempatkan Sulsel sebagai Zona Merah PMK.
Tercatat ada 14 Kabupaten/Kota yang hewan ternaknya terdampak virus PMK. Menurut data Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel terdapat 1.589 hewan ternak telah terinfeksi dan 689 diantaranya berada di Kabupaten Jeneponto.
Kejadian tersebut juga langsung ditanggapi oleh Wakil Ketua DPRD Sulsel, Syaharuddin Alrif yang meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel melalui Dinas Peternakan dan Badan Bencana untuk segera melakukan antisipasi terhadap penyebaran virus PMK di Sulsel.
“Jangan hanya di data, tetapi juga mengupayakan untuk melakukan vaksin kepada semua Hewan ternak yg ada di Sulsel itu bisa dilakukan. Dana BTT bisa digunakan untuk lakukan hal tersebut,” ujar Syahar sapaan akrab Syaharuddin Alrif, Sabtu 6 Agustus 2022.
Dia juga mengatakan bahwa jika kejadian ini tidak segera ditangani, Sulsel bisa mengalami kekurangan hewan ternak.
- DPRD Sulsel Bahas Ranperda Kenaikan Pajak Kendaraan, Bapenda Sepakat Naikkan Tarif
- Ketua DPRD Sulsel Siap Kawal Aspirasi BADKO HMI Sesuai Kewenangan Pemerintah
- Tak Ada Anggaran Hibah, Ketua DPRD Sulsel Upayakan Dana NPCI Lewat APBD Perubahan
- Kepala Sekolah Disuruh Tandatangan Surat Pengunduran Diri, Komisi E DPRD Sulsel Minta Dihentikan
- Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi Ikuti Pelatihan PAKU Integritas 2026 yang Digelar KPK
“Semoga tidak menyebar kesemuanya, kita bisa kekurangan hewan ternak di Sulsel kalau ini tidak segera antisipasi. Koordinasi ke pusat bisa juga dilakukan, agar ini bisa diketahui juga,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
