Sutradara Film Dandhy Laksono Ditangkap Polisi, AJI Bersikap

Sutradara film Dandhy Laksono

Terkini.id,Jakarta – Polda Jaya Metro Jaya menangkap Dandhy Laksono, sutradara film dokumenter sekaligus pengurus nasional Aliansi Jurnalis Independen. Dandhy ditangkap di rumahnya di Pondokgede, Bekasi pada Kamis, 26 September 2019 malam.

Berdasarkan kronologis YLBHI, Dandhy pada mulanya tiba di rumah sekitar pukul 22.30 WIB. Selang 15 menit kemudian datang polisi menggedor-gedor rumah Dandy membawa surat penangkapan.

Polisi menangkap Dhandy karena cuitannya soal Papua yang diduga telah menimbulkan rasa kebencian, permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA).

Polisi menjerat Dandhy dengan Undang-undang Informasi Transaksi dan Elektronik Pasal 28.

Dandhy kemudian dibawa tim yang terdiri 4 orang ke kantor Polda Metro Jaya dengan kendaraan D 216 CC mobil Fortuner sekitar pukul 23.05 WIB. Penangkapan tersebut disaksikan oleh dua satpam RT setempat.

AJI menilai penangkapan terhadap Dhandy tidak berdasar dan bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi, karena itu AJI menyatakan sikap:

1. Mendesak Polda Metro Jaya melepaskan Dandhy dengan segera dan membebaskannya dari segala tuntutan hukum.

2. Penangkapan terhadap Dandhy ini bertentangan dengan kebebasan berekspresi dan berpendapat yang dijamin oleh konstitusi Indonesia.

AJI adalah organisasi jurnalis yang misinya memperjuangkan kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan jurnalis. AJI memiliki 1.846 anggota yang tersebar di 38 kota.

AJI menjadi anggota sejumlah organisasi internasional: International Federation of Journalists (IFJ), berkantor pusat di Brussels, Belgia: International Freedom of Expression Exchange (IFEX), berkantor pusat di Toronto, Kanada: Global Investigative Journalism Network (GIJN), berkantor pusat di Maryland, AS: Forum Asia, jaringan hak asasi manusia berkantor pusat di Bangkok, Thailand; South East Asian Press Alliance (SEAPA), yang bermarkas di Bangkok.

Komentar

Rekomendasi

Posting Isu Hoax Penculikan Anak, 6 Warga Kupang Ditangkap Polisi

Masih Ingat Ingsih Tinampi? Kini Dia Meminta Maaf ke Publik

Haerul, Pencipta Pesawat Asal Pinrang Diundang Wagub Sulsel ke Rujab

Ritual Mistis Pengikut Keraton Agung Sejagat: Potong Puluhan Ayam, Darahnya Dikubur

Lima Tahun Jokowi, Ini Aneka Subsidi Energi yang Dicabut

Tak Terpengaruh Dampak Natuna, Rupiah-Yuan Tetap Perkasa

Antisipasi Air Pasang, Bupati Bulukumba Perintahkan Jajarannya Kerja Bakti

Dewi Tanjung Polisikan Massa Pendukung Anies yang Demo di Balai Kota

Istri Rekam Suami Saat Perkosa Anak Angkat, Video Disebar ke Media Sosial

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar