Terikini.id, Jakarta – Sebuah video pengakuan dari seorang bernama Zein Al Habsy yang menyatakan dirinya ditekan polisi untuk tidak mendatangkan pendakwah kontroversi Bahar bin Smith dalam acara peringatan maulid nabi Muhammad SAW, mendadak viral di media sosial.
Merasa dirinya yang menjadi topik perbincangan dari video tersebut, pendakwah berambut pirang itupun turut menyinggung tindakan yang dilakukan aparat polisi tersebut melalui sebuah video live bersama Habib Zein al Habsy.
“giliran pencerahnya bukan Bahar bin Smith gak didatengin,” ucapnya dalam video tersebut dikutip dari Youtube Pray Islam, Jumat 31 Desember 2021.
Kemudia nampak Bahar Smith merangkul Zein al Habsy untuk menghadap ke kamera yang saat itu tengah melakukan live.
“Ini nih Habib ya Allah, disuruh tanda tangan buat ngebatalin acara. Acara maulidnya dijagain sama 700 personel polisi sama TNI. Umat Islam yang mau hadir nih acara dimana-mana di blokade, yah Bib. Diintimidasi,” tuturnya.
“Enggak bisa. Gak bisa didiemin. Itu diskriminasi namanya,” ucapnya lagi kepada Zein al Habsy.
Disisi lain Bahar Smith sendiri saat ini tengah terjerat sebuah kasus terkait dugaan ujaran kebencian terkait cerahnya di Margaasih, Bandung Jawa Barat pada 11 Desember 2021 lalu.
Kabar tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Penum Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri Jakarta, Jumat 31 Desember 2021.
“Perkembangannya adalah ini berawal dari ceramah yang disampaikan oleh BS pada tanggal 11 Desember 2021 di Margaasih Kabupaten Bandung. DImana setelah ceramah di-upload di salah satu akun YouTube kemudian disebarkan di media sosial,” ungakap Brigjen Ahmad Ramadhan, dikutip dari Tribunnews.com.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
