Menurutnya, dalam perencanaan kegiatan yang akan dilaksanakan itu, dirinya tidak pernah diundang untuk menghadiri rapat dalam membahas hal tersebut.
“Seharusnya ini dirapatkan dulu dengan orang tua siswa, apakah orang tua siswa sepakat atau tidak, tapi ini tidak pernah kita diundang,” ungkapnya.
Orang tua itu juga menyampaikan, kegiatan perpisahan dengan rekreasi itu akan dilaksanakan pada 8 Maret 2023.
“Rencananya 8 Maret berangkat, jadi kita sebagai orang tua siswa harus bayar, seperti dipaksakan karena siswa harus bayar walaupun tidak berangkat,” terangnya.
Kepala UPT SDN 29 Binamu, Hj Nurjanni mengatakan, bahwa kegiatan perpisahan dengan melaksanakan rekreasi itu atas kemauan siswa dan orang tua siswa.
“Jadi bukan kemauan pihak sekolah, tapi kemauan siswa dan orang tua siswa,” kata Hj Nurjanni yang dikonfirmasi lewat telepon WhatsAppnya, Selasa, 7 Maret 2023.
Ditanya terkait adanya permintaan dana kepada siswa sebanyak Rp 200 ribu, Hj Nurjanni membenarkan hal tersebut.
“Seperti pembayaran tahun lalu, Rp 200 ribu, jadi tidak ada pemaksaan, yang mau saja berangkat,” jelas Hj Nurjanni.
Dikonfirmasi terkait apakah sebelumnya pihak sekolah pernah melaksanakan rapat dengan orang tua siswa untuk membahas hal itu, Hj Nurjanni mengaku tidak.
“Jadi kita hanya memberikan surat pemberitahuan izin orang tua siswa, kalau tidak diizin berarti orang tua tidak setuju,” terangnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
