Terkini.id, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menegur Direksi Pertamina atas kebijakan toilet berbayar di SPBU.
Dalam video yang diunggah dalam Instagram resminya, Erick Thohir nampak tengah berada di toilet umum SPBU di Kecamatan Malasan, Probolinggo.
Diketahui, toilet umum itu menaruh tarif sebesar Rp 2000 untuk yang ingin memakainya. Sedangkan untuk buang air dan mandi dikenakan tarif Rp 4000.
“Kenapa enggak gratis? Kan ini fasilitas umum,” tanya Erick Thohir pada video yang diunggah Senin, 22 November 2021.
Dalam kesempatan itu juga Menteri BUMN bahkan bertanya siapa pemilik SPBU tersebut.
- Hasil Drawing ASEAN U-23 Championship Mandiri Cup 2025, Indonesia Satu Grup dengan Malaysia
- 3 Pemain Resmi Jadi WNI, Tambah Kekuatan Timnas Indonesia Jelang Lawan Australia dan Bahrain
- Shin Tae-yong Pamit: Warisan dan Harapan untuk Piala Dunia 2026
- Eksperimen PSSI: Mampukah Patrick Kluivert Menjawab Ekspektasi?
- Shin Tae-yong Dipecat: Evaluasi Kinerja atau Konflik Tak Terlihat?
Petugas itu pun tidak tahu mengapa toilet tersebut harus berbayar. Ia mengaku hanya bekerja sesuai arahan dari pengelola SPBU.
Kemudian, Erick pun meminta direksi Pertamina agar menggratiskan toilet di seluruh jaringan SPBU Pertamina.
“Kepada direksi Pertamina saya mengharapkan fasilitas umum seperti ini harusnya gratis. Karena kan sudah dapat dari jualan bensin. Sudah gitu, ada juga toko kelontong. Jadi, masyarakat mestinya mendapatkan fasilitas tambahan,” kata Erick.
Ia juga menyebut peraturan ini semestinya berlaku pada seluruh SPBU Pertamina, termasuk yang dikelola swasta.
“Saya minta direksi Pertamina harus perbaiki. Dan saya minta nanti seluruh kerja sama dengan pom bensin swasta yang di bawah Pertamina toiletnya enggak boleh bayar harus gratis,” pungkas Erick.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
