Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Program MPHD Hadir di Bulukumba

Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan, Program MPHD Hadir di Bulukumba

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkini.id, Bulukumba – Lembaga Pembangunan Internasional Amerika Serikat, USAID kembali menghadirkan sebuah program di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan bernama Momentum Private Healthcare Delivery (MPHD).

Proyek MPHD ini bertujuan untuk memperluas akses, penggunaan layanan berbasis data, dan penggunaan informasi terkait dengan kualitas layanan
Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir (KIBBL) di sektor swasta dalam rangka meningkatnya akses pelayanan kesehatan ibu dan bayi di Fasyankes Swasta seperti klinik dan Tempat Praktek Mandiri Bidan (TPMB).

Project Manager MPHD, Dr. Salwa Mochtar menyampaikan bahwa program MPHD dilaksanakan selama 5 tahun di wilayah kerja 5 provinsi, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan. 

Sementara kabupaten kota di Sulawesi Selatan meliputi Bulukumba, Gowa, Makassar, dan Toraja Utara.

“Program ini untuk memperkuat kebijakan, komitmen pemerintah dan peran pemangku kepetingan terhadap kualitas layanan untuk keterlibatan sektor swasta,” ujar Salwa pada Pertemuan Lintas Sektor dan sosialisasi program di Ruang Pola Kantor Bupati, Kamis 16 Desember 2021.

Baca Juga

Secara khusus, kata dia tujuan dari pertemuan lintas sektor tersebut diharapkan ada kesepakatan tindak lanjut kerjasama USAID-MPHD dengan Kabupaten Bulukumba 

“Secara khusus kesepakatan fasyankes swasta yang terpilih untuk diintervensi oleh MPHD Sulsel dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bulukumba Muh Ali Saleng mengemukakan, bahwa berbicara tentang persalinan aman bagi ibu melahirkan, maka kita berbicara tentang kemanusiaan dan keberlanjutan kehidupan manusia, serta mempersiapkan generasi pelanjut harapan masa depan.

Menurutnya, persalinan aman sangat penting, oleh karena salah satu indikator dalam pencapaian peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) adalah Angka Harapan Hidup (AHH) saat lahir.

“Angka Harapan Hidup (AHH) diharapkan menjadi salah satu indikator kunci dalam peningkatan IPM Kabupaten Bulukumba yang masih 68,99 persen,” ujar Ali Saleng saat membuka acara tersebut.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.