Tetap Fighting di Tengah PPKM, Ritel Ini Punya Cara Jitu Pasarkan Produknya

Tetap Fighting di Tengah PPKM, Ritel Ini Punya Cara Jitu Pasarkan Produknya

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Kupang – Tetap fighting di tengah PPKM, ritel ini punya cara jitu pasarkan produknya. Penerapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat alias PPKM, baik dalam skala mikro maupun darurat, memang membuat semua pelaku usaha terseok, bahkan tidak kurang yang gulung tikar.

Interaksi antarkonsumen dan pedagang yang terbatas, dengan sendirinya menekan transaksional yang sejatinya menjadi urat nadi dalam keberlangsungan suatu usaha. Sehingga, hal itulah yang membuat banyak pengusaha mengibarkan ‘bendera putih’.

Bagi pelaku usaha atau perusahaan yang ingin berhasil keluar dari ‘maut’ krisis pandemi, tentu harus memutar otak mencari strategi jitu untuk sekadar survival atau bertahan alih-alih meraup untung yang banyak. Terdengar satir memang, tetapi itulah dahsyatnya imbas dari dampak Covid-19.

“Tidak ada yang dapat memprediksi kapan pandemi Covid-19 ini berakhir. Tetapi, kami tetap harus hidup, keluarga dan karyawan harus tetap bertahan meskipun kondisi PPKM ini membuat usaha kami terasa sangat berat,” demikian ungkap Store Manager Horeka, Lionel Gunawan saat disambangi Terkini.id di Jalan Bundaran PU, Tuak Daun Merah, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu 24 Juli 2021.

Tetap Fighting di Tengah PPKM, Ritel Ini Punya Cara Jitu Pasarkan Produknya
Ilustrasi ritel. (Terkini.id/Effendy Wongso)

Pria yang dipercayakan menakhodai ritel consumer goods, bahan pangan, aneka bumbu masakan dan kue itu, menjelaskan upaya pihaknya untuk bertahan, apalagi sebagai pemain baru dalam kompartemen ritel di Kota Sasando, demikian julukan wilayah Kupang.

Baca Juga

Lionel mengungkapkan, sejak pihaknya meramaikan pasar ritel modern di Kota Kupang belum lama ini, tepatnya pada Minggu 18 Juli 2021 lalu, manajemen sudah memiliki strategi penjualan yang dianggap mumpuni guna menjangkau pasar domestik.

“Salah satunya adalah kami bermain di e-commerce. Ini kami anggap esensial karena di masa pandemi ini, bisnis online memang lebih mendominasi pasar karena adanya pembatasan-pembatasan sosial seperti PPKM ini,” imbuhnya.

Kendati nantinya Horeka akan lebih masuk ke sana, akan tetapi Lionel mengatakan tetap tidak menafikan bisnis reguler, seperti penyediaan display barang, sales, dan marketing.

“Tetap menyediakan display seperti toko konvensional lainnya untuk grosir maupun eceran. Tetapi, kami lebih menekankan penjualan by sales dan marketing. Caranya, kami tidak menunggu bola namun menjemputnya. Jadi, sales dan marketing kami menjual langsung kepada konsumen, mendatangi mereka, masuk resto subhotel, restoran dan rumah makan, warung, serta toko dan kios lainnya,” beber Lionel.

Tetap Fighting di Tengah PPKM, Ritel Ini Punya Cara Jitu Pasarkan Produknya
Ilustrasi ritel. (Terkini.id/Effendy Wongso)

Tentunya, imbuhnya, bersaing dengan kompetitornya dengan harga yang kompetitif namun tidak mengabaikan kualitas.

“Banyak barang jualan kami yang itemik, tidak banyak dijual para pesaing. Ya, ini lantaran kami juga tetap menyediakan barang impor. Seperti beberapa bumbu dapur impor Korea, Jepang, dan Western untuk saus barbeque dan lainnya,” kata Lionel.

Selain itu, ia mengatakan pihaknya juga menjual frozen food atau makanan beku yang memang tren sebagai makanan ‘siap saji’ dalam masa pandemi virus corona seperti saat ini.

“Daging Wagyu beku, ayam potong, daging merah, sosis, bakso, dan masih banyak lainnya juga kami jual di sini seperti buah-buahan segar,” papar Lionel.

Ia menambahkan, sebagai penyedia kebutuhan pokok bagi konsumen, pihaknya tidak lupa menyediakan beras berkualitas bagus.

“Nah, ini juga yang utama. Kami menyediakan produk andalan yaitu beras merek Ina Bo’i, produksi Tanah Air yang bersumber dari hasil pertanian di daerah-daerah lumbung padi seperti di Sulawesi Selatan dan Jawa Timur,” kata Lionel.

Adapun target yang disasar Horeka, ia menyebut semua segmen. Alasannya, karena apa yang disediakan pihaknya semula memang ditujukan untuk multisegmen, baik untuk komunal industri kuliner, rumah tangga, maupun konsumen perorangan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.