Ibu korban tewas Achmad Alif, Nisar mengungkapkan, menceritakan saat kejadian itu, anaknya tidak pulang ke rumah.
“Kutanyaki dari mana memangki nak, dia bilang dari ka di rumah temanku, di rumah kos. Saya bilang, kenapa memang tidak pulang, pasti minumki toh, dia dipaksa ibu, ditahanka,” ungkapnya.
Mengenai video yang viral dan tersebar media sosial, direkam oleh Rahmat Fajar yang juga meninggal diduga ikut mengkonsumsi miras oplosan.
“Anakku sempat kejang-kejang juga. Sempat saya bawa ke Rumah Sakit, Pukul 23.00 Wita malam, saya bawa ke Rumah Sakit, dia bilang sakit kepalanya, sama perutnya, sakit, juga. Penganiayaan itu yang lakukan orang lain, orang luar, bukan teman sekolahnya, orang luar,” ujarnya.
Pihak keluarga juga sempat ke Sekolah, dan telah melapor ke Polisi, saat korban masuk rumah Sakit.
- Tiga Remaja di Makassar Tewas Akibat Miras Oplosan, Polisi: Tidak Ada Unsur Pemaksaan Atau Dicekoki
- Tiga Remaja di Makassar Tewas Akibat Miras Oplosan, Polisi Amankan 1 Orang
- Update Pesta Miras Oplosan di Makassar, Kini Bertambah Satu Orang Tewas
- 2 Tewas dan 3 Kritis Usai Pesta Miras Oplosan di Makassar
- Kronologi Warga Tidung Mariolo V Tewas dan 1 Buta Setelah Minum Miras Oplosan
“Waktu saya bawa ke Rumah Sakit, dia sudah tidak sadar, meninggalnya hari Kamis, subuh,” pungkasnya.
Update Pesta Miras Oplosan di Makassar, Kini Bertambah Satu Orang Tewas
Korban dari pesta miras oplosan di salah satu rumah kost jalan Sanrangan, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), bertambah satu orang yang dinyatakan meninggal dunia, Kamis 24 Februari 2023.
Kini korban tewas menjadi tiga orang, setelah sehari sebelumnya dua orang meninggal diduga meneguk minuman keras (miras) oplosan.
Saat ini masih ada dua orang yang kritis dan dirawat di dua rumah sakit berbeda di Kota Makassar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
