Terkini.id — Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Sulawesi Selatan akan mempersiapkan Rp9 miliar untuk biaya saksi pada hari pencoblosan Pemilihan Presiden (Pilpres) pencoblosan 17 April 2019.
Anggaran tersebut khusus membiayai saksi di seluruh TPS di Sulsel.
“Kita butuhkan sebenarnya Rp9 Miliar dalam pengelolaan saksi karena setiap daerah beda-beda seperti Toraja, Pangkep ada pulau-pulau,” kata Direktur Saksi TKD Sulsel, Arfandy Idris.
Pengurus DPD Politisi Golkar Sulsel ini mengungkapkan, anggaran itu disiapkan untuk 2 orang saksi per TPS pada hari pemungutan suara.
Secara rinci, Arfandy menyebut jika dua orang untuk tiap TPS itu proporsinya dibagi merata ke 9 partai koalisi.
- Tiba-Tiba Singgung Jokowi-Ma'ruf, Mahfud MD: Pemimpin Harus Bisa Menyatukan, Tidak Seperti Sekarang, Mengerikan!
- Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Masih Panjang, PDIP: Kasihan Jokowi
- SBY Berterima Kasih Tak Terhingga Atas Bantuan Jokowi-Ma'ruf
- Hery Sucipto: Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Terlalu Dini Dinilai Berhasil atau Gagal
- Kabar Perombakan Kabinet Makin Kuat, Jokowi Sudah Diskusi dengan Wapres
“Sesuai hasil Rakornas di Surabaya, khusus Sulsel saksi Jokowi diharapkan 2 orang per-TPS, tapi kita ketahui yang bisa masuk hanya 1. Untuk pembagiannya dari 2 (saksi) itu, 1 dari PDI Perjuangan, kemudian satu lagi dibagi secara proporsional (ke partai koalisi),” jelasnya.
Ia menambahkan selain menjadi saksi di TPS, mereka yang direkrut juga akan diberikan tugas ganda yakni menggalang dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin di setiap jangkauan TPS-nya.
“Itu sudah pasti (bekerja memenangkan) kita rekrut sekaligus apa peran lain yang dia lakukan terutama pada TPS-TPS yang dibutuhkan,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
