Tolak Tawaran Evakuasi AS, Presiden Ukraina: Saya Butuh Amunisi Bukan Tumpangan!

Tolak Tawaran Evakuasi AS, Presiden Ukraina: Saya Butuh Amunisi Bukan Tumpangan!

R
Resky Amaliah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memberikan tawaran evakuasi kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky namun Zelensky menolak dan berjanji akan tetap di tempatnya.

Hal ini dibeberkan oleh Kedutaan Ukraina untuk Inggris melalui cuitan di akun twitter mereka @UkrEmbLondon.

“Pertarungan ada di sini, saya butuh peluru, bukan tumpangan,” tulis mereka, seperti dikutip dari akun @UkrEmbLondon pada Minggu 27 Februari 2022.

“Ukraina bangga dengan Presidennya,” lanjutnya.

Dari sebuah video yang diunggah di Twitter, Zelensky mengatakan bahwa ia takkan meletakkan senjata dan akan membela negara serta melindungi warganya.

Baca Juga

“Pagi semuanya. Jangan percaya berita palsu. Saya di sini. Kami tidak akan meletakkan senjata kami. Kami akan membela negara kami. Senjata kami adalah kekuatan kami. Ini adalah tanah kami. Negara kami. Anak-anak kami. Kami akan melindungi semua dari mereka.” ucap Zelensky.

Tak hanya itu Zelensky bahkan menyebut dirinya sebagai target nomor satu dalam serangan Rusia. Dan targer nomor dua adalah keluarganya.

“Menurut informasi yang kami miliki, musuh telah menandai saya sebagai target nomor satu, keluarga saya sebagai target nomor dua,”

Menurutnya, Rusia dikabarkan ingin menghancurkan Ukraina secara politis dengan cara menghancurkan kepala negaranya yakni Volodymyr Zelensky.

“Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politis dengan menghancurkan kepala negara. Kami memiliki informasi bahwa kelompok sabotase musuh telah memasuki Kiev,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.