Terkini.id, Jakarta – Mantan Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai, menyebut telah mengetahui misi yang akan dilakukan oleh Presiden Jokowi ke Ukraina dan juga Rusia.
Presiden Jokowi rencananya akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan misi untuk menjadi juru damai perang antara kedua negara tersebut.
Namun Pigai lewat akun media sosial Twitter pribadinya menduga bahwa Presiden Jokowi berada di pihak Rusia bukan sebagai penengah perang yang telah berlangsung selama lima bulan belakangan ini.
“Semua terbaca, Jokowi dipihak Rusia, arah politik Jokowi juga sebangun dengan Putin ikut mendukung separatism Crimea, Luhansk & Donetsk,” cuitnya di akun Twitter pribadinya @NataliusPigai2, Sabtu 24 Juni 2022.

Pigai menuding bahwa arah politik Jokowi itu lebih kepada menjadi backing bagi Putin dalam perang Ukraina dan Rusia ini.
- Ahli Ekonomi dan Pegiat HAM Bicara Soal Privilege Kaesang Sebagai Anak Presiden
- Sindir Bekas Kantornya, Natalius Pigai: Komnas HAM Tidak Dipercaya Publik
- Soal Kasus Brigadir J, Natalius Pigai: Komnas HAM Kalah Cepat Dari Polisi
- Sindiran Pedas Natalius Pigai: Pengurus NU Sekarang Aneh!
- Natalius Pigai Sebut Kapolri Profesional Soal Ferdy Sambo Dinonaktifkan, Warganet: Terserah Situ Lah Pig
Oleh sebab itu Pigai menilai bahwa Jokowi telah lalai untuk menerapkan amanat konstitusi dalam hal menjaga perdamaian dunia.
“Jokowi juga gagal meyakinkan rakyat Indonesia yg fanatik Rusia. Saya kecam sikap @jokowi tidak adil pd orang yg menderita di Ukraina,” lanjutnya.
Cuitan Pigai tersebut langsung menuai banyak pro dan kontra dari para warganet yang memenuhi kolom komentar.
“Lucu banget ya jadi pahlawan kesiangan tuk negara lain, sementara negaranya sendiri berantakan dengan berbagai persoalan terutama pelanggaran HAM di tanah papua,” tulis akun @wandikbo60.
“Lucu sih.. Mau mendamaikan rusia-ukraina, rakyat indonesia di pecah belah dengan bayar buzzerRp pengkhianat, ulama di kriminalisasi, umat antar agama di adu domba.. Puji sendiri, sebar sendiri..” tulis akun @AndrianZul.
“Kita tidak mendukung kebijakan politik pemerintah Ukraina, tapi kita tetap mendukung HAM untuk rakyat Ukraina. Kita mendukung hak pemerintah Rusia, tapi kita tidak mendukung pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah Rusia,” tulis akun @LaTalando.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
