Masuk

Tolak Tawaran Kuasa Hukum Ferdy Sambo, Hotman Paris Ketahui Celah Lolos Sambo dari Hukuman Mati

Komentar

Terkini.id, Jakarta- Pengacara Hotman Paris menolak tawaran untuk menjadi kuasa hukum tersangka pembunuhan Brigadir J pada Selasa 2 September 2022.

Hotman menyampaikan melalui di video podcast Deddy Corbuzier “Irjen Pol. Sambo melalui tim kuasa hukumnya meminta saya menjadi pengacaranya. Katanya juga ibu PC (Putri Candrawathi) juga maunya Hotman Paris,” kata Hotman Paris dikutip pada video podcast tersebut.

“Jujur saya sempat bilang iya dan harganya pun sudah disepakati,” sambungnya, namun berbagi pertimbangan dia akhirnya dia menolak akan tawaran tersebut.

Baca Juga: Heboh, Terobos Ruang Sidang Ferdy Sambo, Syarifah: I Love You Pak Sambo, Aku Ingin Jadi Istrimu

Ia mengungkap awalnya menerima tawaran tersebut karena setiap hari namanya akan terus muncul “This is a dream case, bagi pengacara. karena mendapat perhatian nasional,” ungkap Hotman.

Keputusan Hotman menuai banyak kritikan, dari istri dan anaknya menurutnya saat hotman izin ke istrinya, istrinya mengamuk.

“Begitu saya bilang ke istri, istri saya ngamuk nggak boleh, begitu saya bilang si Frank (anaknya) dia ngamuk, (bilang) emang bapak kurang duit? Saya pusing,” ungkap Hotman di podcast deddy corbuzier.

Baca Juga: Ferdy Sambo Disebut Musuhi Brigadir J Sejak Hadir Wanita Misterius yang Menangis di Rumah Bangka

Ia mengaku pernah membaca berkas perkara terkait, sehingga bisa mengungkap celah lolosnya Sambo dari hukuman mati.

Dan bukan karena harga yang lumayan namun ia mendapat data bahwa ada arah kasus ini seolah bukan berencana setidaknya sambo akan terjerat pasal 388 terkait pembunuhan.

“Apakah ini pembunuhan berencana atau ini pembunuhan biasa. kalau Sambo kan sudah mengakui memerintahkan penembakan berarti sudah kena pasal 338 KUHP, tinggal apakah itu pembunuhan berencana atau tidak,” kata Hotman Paris.

“(Tampak) spontan, karena apa begitu si ibu PC pulang dari Magelang cerita apa yang dialami di Magelang. ini menurut informasi dari tim kuasa hukum hasil kesaksian para ajudan di BAP, ini di BAP loh bukan hoax seperti bahwa Irjen Pol Sambo itu menangis,” kata hotman.

Baca Juga: Brigadir J Disebut Sempat Bopong Putri Candrawathi Saat di Rumah Magelang

Mengarahkan dugaan adanya emosi dan memicu Sambo melakukan penembakan, dan jaraknya kurang dari satu jam membuat seolah tidak ada waktu untuk Sambo merencanakan kejahatan tersebut.

Dikutip dari podcast ini yang akan dipakai tim kuasa hukum sebagai pembelaan Sambo dan bukan pembunuhan berencana jadi jaksa harus berhati-hati.(Sumber:Suara.com)