Transformasi Kota Makassar, Diskominfo Gelar Teknik Berkomunikasi Efektif

Diskominfo Kota Makassar menggelar kegiatan dengan tajuk Teknik Berkomunikasi Efektif di Hotel Ramedo, Makassar, Selasa, 30 Juli 2019.

Terkini.id, Makassar – Kota Makassar sedang mengalami transformasi sebagai kota dunia melalui Sombere’ dan Smart. Saat ini Makassar menjadi salah satu contoh model pengembangan Smart City di Indonesia.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Abd Azis Hasan saat membuka kegiatan Diskominfo Kota Makassar dengan tajuk Teknik Berkomunikasi Efektif di Hotel Ramedo, Makassar, Selasa, 30 Juli 2019.

“Bahkan, bersama 26 kota dan daerah dari 10 negara ASEAN, Makassar ditunjuk sebagai salah satu wakil Indonesia pada pertemuan jaringan kota cerdas atau ASEAN Smart Cities Network
(ASCN) yang berlangsung di Singapura,” ungkapnya.

Jaringan kota cerdas ASEAN ini, menurut Azis bertujuan untuk memperkuat program pengembangan kota pintar di masing-masing daerah terpilih.

Namun, tentu tidak menjadikan Kota Makassar jumawa dan berpuas diri atas capaian yang sudah diraih.

Menarik untuk Anda:

“Tantangan demi tantangan terus hadir di depan kita. Sadar tidak sadar, era digital telah mengubah seluruh cara lama dan kebiasan lama kita. Kita semua harus berbenah,” ujarnya.

“Bimtek ini harus menjadi momentum dan solusi untuk meningkatkan pelayanan terhadap publik, memperbaiki seluruh sistem

Selain itu, dia mengapresiasi seluruh operator NTPD 112 yang telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya, bekerja siang malam dengan dalam melayani seluruh kebutuhan informasi pengaduan masyarakat Kota Makassar yang begitu beragam, baik masalah kegawatdarurat, maupun layanan publik lainnya.

“Tentu saja ini bukan pekerjaan mudah. Tidak semua orang terpilih dan mampu bekerja di bawa aturan dan disiplin yang tinggi, tekanan yang besar, dan tentu saja kesabaran yang mendalam,” terangnya.

Dia mengatakan, NTPD 112 merupakan salah satu program unggulan Pemerimah Kota Makassar. Pasalnya, Makassar pada tahun ini akan menghadapi sebuah perubahan yang cukup strategis, yakni berjalan secara mandiri, di bawa kendali penuh Pemerintah Kota Makassar.

“Baik secara pengelolaan maupun secara penganggaran. Tentu saja. kita berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kememerian Komimfo yang selama dua tahun terakhir ini telah memberikan support,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Fadli Ananda Resmikan Posko FAnS  di Kecamatan Rappocini

Dugaan Perobekan Uang, Walhi Sulsel Sebut Ada Upaya kriminalisasi Nelayan

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar