Terkini.id, Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar menyebut kesiapan server Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 sudah 98 persen.
“Kalau dari sistem, kita di Kominfo sudah 98 persen siap,” kata Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika Denny Hidayat, Rabu, 16 Juni 2021.
Denny mengaku tak bisa menjamin masalah keamanan 100 persenm bila ada upaya terorganisir untuk meretas sistem PPDB.
Hanya saja, kata dia, Diskominfo berupaya memperkecil kemungkinan tersebut. Selama sistem terkoneksi secara daring maka kemungkinan peretasan tetap ada.
“Pertama di internet tidak ada yang bisa menjamin, menggaransi aman 100 persen. Kita lihat kejadian kemarin, misalnya kebocoran data dari instansi penyelenggara jaminan kesehatan,” ujarnya.
- Aturan Baru! Anak di Bawah 16 Tahun Dilarang Punya Akun di Platform Digital Berisiko
- Menuju Sensus Ekonomi 2026, Diskominfo Makassar Gencarkan Sosialisasi ke Warga
- Pemkot Makassar Raih Penghargaan Predikat Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025
- 40 Ribu Warga Makassar Telah Gunakan Aplikasi Lontara Plus, 2106 Aduan yang Masuk
- Diskominfo Makassar Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik
Terkait dengan persoalan server jaringan yang penuh, Denny berujar pihaknya telah melakukan perbaikan. Server yang dihadirkan kini lebih mumpuni dengan kecepatan 1200 mbps.
“Server penuh itu sebenarnya bukan isu. Tahun lalu ada beberapa kekeliruan di sistem operasi, tapi itu kita sudah tambal patch-nya, itu sudah tidak bersoal lagi,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Nielma Palamba mengatakan tahun ini pihaknya tak lagi menggunakan koordinat dari siswa.
Nielma mengatakan pihaknya menggandeng Dukcapil, Diskominfo dan Dinsos untuk memverifikasi data masing-masing calon siswa yang akan masuk.
“Kita ada tim dari Disdik, Diskominfo, Capil dan Dinsos, itu kita sudah lakukan verifikasi data, itu ditanam di sistem, sehingga langsung keluar datanya begitu mendaftar,” ujarnya.
Sementara untuk tahun ini, ia melaporkan jumlah siswa TK yang lulus dan berlanjut ke SD ada sebanyak 17528 di mana yang akan diterima di negeri sebanyak 17466.
Sementara siswa SD yang bakal masuk ke SMP sebanyak 22.094, sementara yang akan masuk ke sekolah negeri sebanyak 12.608.
“Artinya kami masih akan rapat lanjutan intens terkait masalah ini. Kita akan fokus dulu ke sini karena tanggal 17 kita juga sudah mau simulasi,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
